Pernyataan mengenai adanya massa bayaran dinilai perlu ditindaklanjuti secara hukum agar tidak menjadi komoditas politik semata.
JAKARTA, NUSALY – Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) mendesak Presiden Prabowo Subianto mengungkap pihak yang disebut membiayai aksi demonstrasi di berbagai daerah. Organisasi tersebut menilai informasi itu perlu dibuka kepada publik dan ditindaklanjuti melalui proses hukum yang transparan.
Ketua Umum BaraNusa Adi Kurniawan mengatakan, sebagai kepala negara, Presiden memiliki otoritas untuk memerintahkan aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara terbuka. Transparansi mengenai aktor di balik pembiayaan demonstrasi dan sumber dana diperlukan guna menjaga kualitas iklim demokrasi.
“Apabila memang mengetahui pihak yang membayar demonstran, kami meminta Presiden untuk mengungkapnya secara terbuka, termasuk berapa anggaran yang digunakan dan dari mana sumber dana tersebut berasal,” ujar Adi di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Dugaan aliran dana pada program makan gratis
Adi mengklaim terdapat dugaan pengerahan massa dengan imbalan uang sekitar Rp100.000 per orang untuk mengikuti aksi-aksi dukungan terhadap kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Namun, klaim sepihak tersebut sejauh ini belum disertai bukti tertulis yang dipublikasikan kepada media.
Atas dasar dugaan tersebut, BaraNusa meminta lembaga penegak hukum serta otoritas terkait, seperti Kepolisian, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), untuk menelusuri seluruh aliran dana demonstrasi yang mencurigakan.
BaraNusa menilai penelusuran tersebut diperlukan agar tidak terjadi penyalahgunaan sumber pendanaan dalam mobilisasi massa, sekaligus menjaga ruang demokrasi dari praktik pembentukan dukungan yang tidak lahir secara organik. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
