Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang mendatangi warga Desa Karang Anyar, Banyuasin, untuk mendengar langsung keluhan di tingkat tapak sekaligus memangkas jarak komunikasi birokrasi.
BANYUASIN, NUSALY – Riuh rendah warga menyambut kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang di Desa Karang Anyar, Kabupaten Banyuasin, Senin (20/4/2026). Di tengah suasana hangat, pertemuan ini menjadi ruang bagi masyarakat Sumber Marga Telang untuk menumpahkan aspirasi yang selama ini mungkin hanya sampai di meja-meja perangkat desa.
Bagi Cik Ujang, turun ke lapangan bukan sekadar urusan seremonial atau bagi-bagi senyuman. Ia memandang silaturahmi ini sebagai instrumen vital untuk “belanja masalah”. Menurutnya, pemerintah provinsi butuh masukan mentah dari lapangan agar setiap rupiah anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan benar-benar tepat sasaran dan tidak meleset dari kebutuhan riil warga.
Dialog yang tercipta di Karang Anyar berlangsung cair. Tanpa sekat protokoler yang kaku, Wagub menekankan pentingnya kejujuran komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Ia meyakini, keadilan pembangunan hanya bisa dicapai jika pimpinan daerah mau duduk satu meja dan mendengar denyut nadi kehidupan masyarakatnya secara langsung.
Menjaga Kekompakan Warga
Wilayah Sumber Marga Telang dengan segala potensinya menuntut perhatian khusus. Dalam kunjungan tersebut, Cik Ujang sempat memuji kekompakan warga Banyuasin yang tetap solid menjaga persatuan. Dukungan masyarakat inilah yang ia sebut sebagai bahan bakar bagi pemerintah provinsi untuk terus memacu perbaikan infrastruktur dan layanan publik di pelosok daerah.
Kedekatan emosional ini diharapkan mampu memperpendek jarak informasi. Dengan mendengar langsung, Pemprov Sumsel bisa memvalidasi efektivitas program yang tengah berjalan di wilayah Banyuasin. Cik Ujang berharap, model komunikasi dua arah seperti ini tetap terjaga demi stabilitas dan kelancaran pembangunan di Bumi Sriwijaya.
Apresiasi tinggi diberikan Wagub atas semangat gotong royong warga. Ia berpesan agar sinergi ini terus dirawat. Baginya, pembangunan sehebat apa pun tidak akan punya arti jika masyarakatnya terpecah. Kehadirannya di Karang Anyar menjadi penegasan bahwa pemerintah hadir di tengah rakyat untuk memastikan setiap harapan warga masuk dalam catatan strategis kebijakan provinsi. (***)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
