Di tengah keseragaman fasilitas akomodasi dan transportasi travel haji perkotaan, kualitas bimbingan ibadah dan penguasaan teknologi para muthawif kini menjadi penentu utama kepuasan spiritual jemaah.
PALEMBANG, NUSALY – Perjalanan menunaikan ibadah haji maupun umrah ke Tanah Suci merupakan impian spiritual terbesar bagi setiap Muslim. Namun, dalam realitasnya, kekhusyukan jemaah sering kali diuji oleh sejauh mana kesiapan dan kualitas pendampingan yang diberikan oleh lembaga penyelenggara.
Di tengah menjamurnya biro perjalanan religi saat ini, standardisasi fasilitas fisik bukan lagi menjadi daya tarik utama, melainkan kemampuan lembaga dalam melahirkan inovasi pelayanan yang menyentuh kebutuhan mendasar jemaah.
Fenomena tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Jajaran otoritas daerah mendorong seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan travel haji khusus di wilayahnya untuk tidak sekadar terjebak dalam rutinitas manajemen bisnis, melainkan berani menampilkan keunggulan pelayanan yang kontras dan mudah diingat oleh masyarakat.
Arahan strategis tersebut ditegaskan oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru saat menghadiri Grand Launching Travel Umrah dan Haji Khusus Al-Mukhtar by Bayt Al-Qur’an Al-Akbar. Acara peresmian biro perjalanan religi tersebut diselenggarakan secara khidmat di Gedung Graha IGM, Palembang, Minggu (3/5/2026) pagi.
Menembus batas layanan standar
Menurut Herman Deru, kehadiran institusi seperti Al-Mukhtar harus diletakkan pada koridor misi sosial keagamaan yang mulia, yaitu memfasilitasi dan mempermudah masyarakat Sumatera Selatan serta Indonesia pada umumnya dalam beribadah. Ia menilai bahwa persaingan industri travel keagamaan saat ini relatif setara dari sisi pembiayaan maupun fasilitas fisik.
Hampir seluruh biro perjalanan menawarkan paket yang seragam, mulai dari kelas hotel tempat menginap, maskapai penerbangan, hingga moda transportasi darat selama di Arab Saudi. Oleh sebab itu, ruang yang paling menentukan kepuasan dan ketenangan jemaah berada pada aspek substansial, yakni kualitas bimbingan ibadah.
Pemerintah daerah memandang jemaah masa kini kian kritis dalam memilih mitra perjalanan spiritual mereka. “Yang diinginkan jemaah itu bimbingan yang benar, rasa nyaman, serta pembimbing atau muthawif yang memahami kebutuhan jemaah—kapan harus istirahat dan kapan beribadah,” ujar Herman Deru di hadapan ratusan undangan yang hadir.
Ia menambahkan, inovasi pelayanan mutlak diperlukan sebagai pembeda di tengah ketatnya kompetisi pasar. Ketika komponen harga dan akomodasi yang ditawarkan antar-travel relatif sama, maka aspek nilai tambah yang menonjol akan menjadi variabel utama yang membuat sebuah KBIH terus dipilih dan dipercaya oleh umat.
Muthawif digital sebagai kamus berjalan
Satu di antara sekian terobosan yang mendesak untuk diterapkan oleh pengelola travel religi adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia para petugas pendamping atau muthawif. Pemprov Sumsel melihat peran muthawif di lapangan sering kali masih konvensional, padahal tantangan di lapangan saat musim ibadah menuntut kecepatan komunikasi dan kedalaman informasi.
Herman Deru menegaskan bahwa seorang pendamping jemaah tidak boleh lagi gagap teknologi. Standardisasi muthawif ke depan harus menggabungkan kekuatan literasi keagamaan dengan kecakapan digital guna meminimalkan kendala operasional selama mendampingi jemaah lansia maupun reguler.
Kombinasi kompetensi ini dinilai akan menaikkan level proteksi dan kenyamanan jemaah selama berada jauh dari tanah air. “Muthawif harus menjadi kamus berjalan dan juga dibekali kemampuan IT agar dapat memberikan pelayanan maksimal,” kata Gubernur.
Lebih jauh, kepekaan dan respons cepat petugas terhadap dinamika kebutuhan jemaah di lapangan menjadi catatan evaluasi yang masih perlu diakselerasi.
Meski demikian, melihat rekam jejak pengelolaannya, kepala daerah optimistis bahwa institusi baru ini memiliki modal sosial yang kuat untuk tumbuh menjadi lembaga penunjang ibadah yang besar, mengingat keberadaan figur-figur kredibel yang menggerakkannya di tingkat regional maupun nasional.
Menjamin keabsahan rukun ibadah jemaah
Tantangan pembenahan ekosistem manasik tersebut dijawab langsung oleh manajemen pengelola dengan menawarkan formula penataan yang berbeda. Pihak travel menyadari bahwa besarnya biaya materiil yang dikeluarkan oleh jemaah harus berbanding lurus dengan kepastian sahnya tata cara ibadah yang mereka laksanakan di bawah bimbingan para muthawif.
Direktur Utama Travel Al-Mukhtar Syofwatillah Mohzaib menjelaskan bahwa landasan operasional lembaganya sengaja didesain untuk memperbanyak porsi edukasi dan simulasi manasik sebelum jemaah diberangkatkan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi banyaknya kasus jemaah yang kebingungan atau melakukan kekeliruan rukun ibadah akibat minimnya pembekalan di tanah air.
Pihak manajemen berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan oleh umat berbuah kemabruran yang sempurna. “Kami ingin memastikan ibadah umat berjalan dengan baik dan sesuai tuntunan. Karena sayang sekali sudah mengeluarkan biaya puluhan juta, tetapi ibadahnya masih belum benar,” tutur Syofwatillah.
Senada dengan hal itu, Komisaris Utama Travel Al-Mukhtar Marzuki Ali menjelaskan bahwa motivasi dasar pendirian unit usaha ini murni didorong oleh ikhtiar kolektif untuk menjembatani kebutuhan ibadah masyarakat secara amanah dan transparan. Pengalaman panjang para tokoh pendiri di sektor pelayanan publik menjadi garansi moral dalam mengelola kepercayaan umat.
“Niat kami sederhana, membantu bapak dan ibu semua agar dapat menjalankan ibadah umrah dengan baik,” ucap Marzuki Ali.
Setelah sukses melewati fase peluncuran awal (soft launching) pada Maret lalu, manajemen kini tengah mematangkan rencana ekspansi strategis dengan membuka jaringan kantor cabang di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Rencana perluasan akses layanan ini dipastikan mendapat dukungan penuh dan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, sebagai bagian dari program integrasi peningkatan kualitas kehidupan beragama warga di seluruh lini wilayah. (ADV)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
