MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Muba Maju Lebih Cepat

Bupati Toha Tohet Garansi Proyek Strategis Jembatan Baruga Berjalan Tanpa Hambatan Sosial

Bupati Toha Tohet Garansi Proyek Strategis Jembatan Baruga Berjalan Tanpa Hambatan Sosial
Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, S.H., menerima jajaran Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumsel di Sekayu, Senin (4/5/2026). Dok. Diskominfo Muba

Kondisi Jembatan Air Baruga di Babat Toman yang mulai termakan usia segera mendapat penanganan serius dari pemerintah pusat melalui skema prioritas pergantian. Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha Tohet, S.H., menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung sosialisasi di lapangan guna memastikan proyek di jalur urat nadi ekonomi ini berjalan mulus tanpa gesekan di masyarakat.

SEKAYU, NUSALY – Jalur lintas Sekayu-Lubuklinggau segera bersiap untuk pembenahan infrastruktur besar-besaran. Jembatan Air Baruga yang berlokasi di KM 172+600, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, kini masuk dalam daftar prioritas pergantian oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan karena kondisinya yang dinilai rawan bagi pengguna jalan.

Kepastian ini mengemuka setelah Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, S.H., menerima jajaran Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumsel di Sekayu, Senin (4/5/2026). Fokus utama dalam pertemuan tersebut bukanlah soal teknis beton semata, melainkan manajemen dampak sosial yang seringkali menjadi sandungan proyek strategis.

Meredam Potensi Konflik Melalui Pendekatan

Bupati Toha Tohet secara tegas meminta agar rencana pembangunan ini didahului dengan kolaborasi yang matang antara pemerintah dan warga terdampak. Ia berencana turun langsung untuk mengonsolidasikan jajaran camat hingga kepala desa guna meminimalkan hambatan di lapangan.

“Kita lakukan pendekatan agar masyarakat mengerti, karena infrastruktur ini untuk kebaikan mereka sendiri. Pemkab Muba siap mendukung penuh dan memperkuat koordinasi agar pembangunan bisa berjalan tanpa ada konflik yang berlebih,” ujar Toha Tohet.

Baginya, pembangunan fisik harus seiring dengan pemahaman publik. Sosialisasi yang masif menjadi kunci agar warga Desa Beruge dan sekitarnya tidak merasa menjadi penonton, melainkan bagian dari kemajuan wilayahnya.

Peta Jalan Nasional di Bumi Serasan Sekate

Kepala BBPJN Provinsi Sumsel, Panji Krisna Wardana, mengakui bahwa usia Jembatan Baruga sudah sangat mendesak untuk diganti. Selain jembatan, perhatian khusus juga tertuju pada kondisi jalan nasional yang melintasi wilayah Muba menuju batas Kabupaten Musi Rawas.

Dari total segmen sepanjang 43 kilometer di ruas Mangun Jaya hingga batas Musi Rawas, tingkat kemantapan jalan saat ini baru menyentuh angka 66 persen. Data BBPJN mencatat masih ada sekitar 15 kilometer jalan dalam kondisi rusak.

“Dari 15 kilometer jalan yang rusak, sebanyak 7 kilometer kami targetkan tuntas hingga tahun 2027. Sisanya akan diselesaikan secara bertahap pada periode 2027 hingga 2029 mendatang,” papar Panji.

Komitmen sinergi antara Pemkab Muba dan kementerian terkait ini diharapkan mampu mengembalikan kemulusan jalan nasional di Muba. Fokusnya jelas: memastikan mobilisasi logistik dan penumpang tidak lagi terhambat oleh infrastruktur yang renta, sembari tetap menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. ***

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version