Kilas Daerah

Cetak 1.000 Sultan Muda Baru, Dispora OKU Bekali Pemuda Lokal Strategi Cerdas Finansial

Cetak 1.000 Sultan Muda Baru, Dispora OKU Bekali Pemuda Lokal Strategi Cerdas Finansial
Dispora OKU bersama GRADASI gelar workshop literasi keuangan modern demi mencetak 1.000 sultan muda digital yang cerdas finansial. Dok. GRADASI OKU/Nusaly.com

Kolaborasi lintas sektor bersama Gradasi digulirkan guna mendorong lahirnya generasi pelaku UMKM digital yang mandiri sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

BATURAJA, NUSALY – Tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif di era kecerdasan buatan dan digitalisasi menuntut lompatan paradigma di kalangan generasi muda daerah.

Alih-alih sekadar menjadi pencari kerja (job seeker), pemuda di daerah kini dipacu untuk bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) berbasis ekosistem digital.

Menjawab tantangan besar tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengambil langkah taktis dengan menyelenggarakan Workshop Kewirausahaan Pemuda UMKM Digital Melalui Literasi Keuangan Modern.

Agenda strategis yang mengusung tema besar mencetak 1.000 sultan muda yang tangguh, cerdas finansial, dan berdaya saing menuju Sumatera Selatan maju bersama ini digelar di Aula SMK Negeri 3 OKU, Desa Air Paoh, Baturaja, Selasa (9/6/2026).

Langkah inkubasi bisnis ini dirancang khusus untuk memotong mata rantai gagap finansial di kalangan pelaku usaha pemula.

Melalui pembekalan literasi keuangan modern, para pemuda daerah diajarkan untuk mengelola aset, memahami mitigasi risiko digital, hingga menangkap peluang pasar di ruang siber secara cerdas.

Filosofi mutiara dan garam

Agenda berskala regional ini mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran otoritas pemprov dan pemkab. Terlihat hadir di lokasi acara, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Provinsi Sumatera Selatan, Sri Gunarto, M.Pd., serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten OKU, Indra Susanto, S.Sos., M.AP.

Untuk membedah peta jalan regulasi keuangan digital, panitia menghadirkan pakar tepercaya, Deviko Rikardo James, dari Bappebti Kementerian Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sesi pembukaan yang membakar semangat ratusan peserta, Asisten I Setda OKU Indra Susanto melontarkan sebuah pesan filosofis yang mendalam mengenai hakikat kontribusi nyata pemuda bagi lingkungan sekitarnya.

“Jika tak mampu menjadi mutiara, jadilah garam yang sederhana namun bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Indra Susanto memotivasi para peserta agar fokus pada penciptaan dampak ekonomi konkret bagi masyarakat luas.

Sinergi taktis dengan gerakan literasi digital

Akurasi target sasaran workshop ini diperkuat melalui keterlibatan organisasi penggerak literasi digital nasional, Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Kabupaten OKU.

Dalam kesempatan ini, organisasi tersebut mendelegasikan 10 kader pemuda terbaiknya yang berada dalam rentang usia produktif 16 hingga 30 tahun untuk ikut digembleng menjadi mentor digital di tingkat desa.

Kehadiran Ketua Umum GRADASI Provinsi Sumatera Selatan, Heri Safrizal, SKM., menegaskan bahwa penguatan kompetensi digital di tingkat kabupaten harus dikawal secara berkelanjutan agar tidak berhenti sebagai seremonial satu hari saja.

Melalui kolaborasi vertikal antara birokrasi pemerintah dan organisasi berbasis kompetensi digital ini, para peserta dibekali wawasan komprehensif mengenai navigasi pasar e-dagang (e-commerce), tata kelola modal, serta pemanfaatan instrumen investasi modern.

Sinergi ini optimistis mampu melahirkan ekosistem sultan muda baru yang kreatif, inovatif, mandiri, serta siap menjadi mesin utama yang menggerakkan kemajuan ekonomi daerah dari Sumatera Selatan untuk Indonesia. (radit/dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version