Berbekal tekad, wawasan budaya, dan prestasi akademik di Universitas Indonesia, putri kelahiran Palembang ini sukses menembus jajaran teratas ajang pemilihan duta budaya di ibu kota.
JAKARTA, NUSALY — Kilau piala trofi perak dan selempang kehormatan resmi melingkari Grimonia Patriosa Pertiwi di panggung Malam Final Abang None Jakarta Pusat 2026. Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) ini meraih gelar Wakil I None Jakarta Pusat 2026 pada perhelatan yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026) malam.
Atas pencapaian tersebut, Grimonia yang melangkah hingga babak akhir di hadapan para dewan juri berhak membawa pulang hadiah pendidikan bernilai Rp67.256.670.
Kemenangan tersebut menjadi penanda bahwa latar belakang daerah bukan batas bagi generasi muda untuk berprestasi di panggung ibu kota. Lahir di Palembang pada 5 Maret 2006, gadis berusia 20 tahun yang kini berdomisili di Depok, Jawa Barat ini menunjukkan ketekunannya bersaing di tingkat nasional.
Padukan Prestasi Akademik dan Wawasan Budaya
Putri sulung dari pasangan Beni Iqbal, S.I.Kom. dan Euis Nenden, S.Tr.Kes. ini sukses menembus jajaran terbaik Abang None Jakarta Pusat setelah memadukan prestasi akademik dengan kemampuan komunikasi publik, kebudayaan, dan kepemimpinan.
Di tengah kesibukan menempuh pendidikan sebagai mahasiswi semester empat S1 Ilmu Administrasi Fiskal di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Grimonia tetap konsisten mengasah kepercayaan diri serta wawasan kebangsaan yang menjadi modal utamanya selama masa karantina hingga malam puncak.
Bagi keluarga, keberhasilan tersebut menjadi buah dari kedisiplinan menjalani pendidikan, konsistensi belajar, dan keberanian mengikuti kompetisi di luar dunia akademik.
Dukungan Lingkar Terdekat
Deni Kusnindar, kakek Grimonia yang juga mantan Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten OKI serta Ketua Pokdarkamtibmas Kabupaten OKI, mengaku mengikuti seluruh proses perjuangan sang cucu sejak awal pendaftaran.
Menurut Deni, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa generasi muda yang mengutamakan pendidikan dan kedisiplinan tetap mampu berprestasi di ruang publik.
“Sebagai kakek, tentu kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Kami menyaksikan sendiri bagaimana komitmen dan kerja keras Grimonia membagi waktu antara kuliah di UI dan persiapan ajang ini. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa anak muda yang tekun dan fokus pada pendidikan mampu mengukir prestasi,” ujar Deni saat dihubungi.
Keberhasilan Grimonia menjadi Wakil I None Jakarta Pusat 2026 menegaskan bahwa prestasi tidak selalu lahir dari tempat seseorang berasal, melainkan dari proses yang dijalani. Dari Palembang, menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, hingga berdiri di panggung Taman Ismail Marzuki, perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa kerja keras dan keberanian membuka peluang dapat membawa generasi muda melangkah lebih jauh. (puputzch)
