Anggota DPRD OKI Fraksi Hanura itu menegaskan seluruh usulan masyarakat hasil Reses III akan diperjuangkan secara konstitusional hingga masuk dalam RKPD.
KAYUAGUNG, NUSALY – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari Fraksi Partai Hanura, H. Doddy Primadona Mulia, S.E., M.M., kembali menemui konstituennya dalam agenda Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026. Turun di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 yang meliputi Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya, legislator Partai Hanura ini menghimpun berbagai usulan pembangunan infrastruktur sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut hingga masuk dalam pembahasan anggaran daerah.
Dalam kunjungan berkala tersebut, Doddy memilih pendekatan dialogis yang membumi dengan berbaur hangat bersama warga di teras-teras rumah warga sembari lesehan. Melalui ruang dialog informal tanpa sekat yang kaku ini, ia mendengarkan satu per satu usulan teknis dari konstituen yang mendambakan pembenahan fasilitas publik di desa mereka.
Aspirasi pertama mencuat dari warga Desa Rantau Durian I, Kecamatan Lempuing Jaya. Mereka mengusulkan realisasi pengecoran jalan poros desa serta pengadaan fasilitas Penerangan Jalan Umum (JJU) guna menunjang keamanan serta mobilitas aktivitas warga pada malam hari.
Sementara di Kecamatan Lempuing, tepatnya di Desa Sindang Sari, kebutuhan infrastruktur yang mengemuka jauh lebih spesifik. Warga mengharapkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 5.000 meter untuk mempermudah evakuasi hasil panen pertanian, pemasangan lampu jalan di 30 titik strategis, serta penambahan 4 batang tiang listrik guna memperluas jaringan jalur pemukiman baru.
Tak ketinggalan, usulan terkait akses transportasi antardusun juga datang dari warga Desa Sumber Agung. Mereka menitipkan harapan berupa pengerasan jalan dusun sepanjang 5,2 kilometer serta pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.700 meter di wilayah Dusun I demi memangkas biaya logistik hasil pertanian mereka.
Pengawalan di meja legislatif
Merespons rentetan usulan teknis dari beberapa desa tersebut, Doddy Primadona Mulia menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi ini bukan sekadar catatan seremonial, melainkan tugas pokok konstitusional yang wajib ia kawal secara total di meja parlemen.
“Tugas kami di parlemen adalah memastikan suara dari bapak dan ibu di desa-desa ini sampai ke eksekutif serta masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Urusan jalan poros, jalan usaha tani, dan listrik adalah kebutuhan mendasar penopang ekonomi, jadi wajib kita kawal bersama,” tegas Doddy di hadapan warga yang didominasi oleh kaum ibu yang antusias memadati ruang dialog.
Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran (budgeting) yang melekat pada jabatannya, ia berkomitmen untuk mendorong instansi terkait—khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten OKI—agar memprioritaskan realisasi anggaran pembangunan di wilayah Lempuing dan Lempuing Jaya pada tahun anggaran mendatang.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat Dapil 6 harus dibayar dengan kerja nyata. Kami akan berupaya maksimal agar pos-pos anggaran pembangunan infrastruktur di tahun depan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat,” tambah Doddy.
Seluruh aspirasi yang dihimpun selama Reses III tersebut selanjutnya akan disusun secara sistematis dalam laporan resmi fraksi untuk diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten OKI melalui rapat paripurna DPRD. Melalui mekanisme kelembagaan itu, usulan masyarakat diharapkan dapat masuk ke dalam pembahasan RKPD sebagai dasar penyusunan program kerja pembangunan daerah pada tahun anggaran berikutnya. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
