MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kamtibmas

Dit Intelkam Polda Sumsel Tempuh Jalur Langit Jaga Stabilitas Kamtibmas Sumatera Selatan

Dit Intelkam Polda Sumsel Tempuh Jalur Langit Jaga Stabilitas Kamtibmas Sumatera Selatan
Direktorat Intelkam Polda Sumsel gelar doa bersama puluhan anak yatim Mahabatul Umi. Kombes Tony Budhi Susetyo sebut kekuatan doa kunci kondusivitas wilayah. Dok. Istimewa

Di balik tugas kaku menjaga stabilitas keamanan, Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan memilih pendekatan humanis yang menyentuh sisi spiritual. Melalui doa bersama puluhan anak yatim, jajaran kepolisian ini mengetuk “jalur langit” demi memastikan wilayah Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

PALEMBANG, NUSALY – Suasana di Ruang Data Lantai 3 Gedung Dit Intelkam Polda Sumsel, Jumat pagi (27/3/2026), mendadak khidmat. Tidak ada diskusi strategi intelijen yang tegang atau analisis pemetaan konflik yang kaku. Sebagai gantinya, puluhan anak yatim dari Yayasan Mahabatul Umi duduk bersimpuh, melantunkan doa-doa tulus yang memenuhi ruangan dengan nuansa haru.

Langkah ini bukan sekadar seremoni formalitas. Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Tony Budhi Susetyo, memandang ikhtiar spiritual ini sebagai komponen vital yang tidak terpisahkan dari tugas lapangan. Baginya, keamanan sebuah wilayah tidak hanya dibangun melalui pengerahan personel atau kecanggihan teknologi, tetapi juga melalui keberkahan dan doa.

Hadir mendampingi, Wadir Intelkam AKBP Mario Ivanry beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Dit Intelkam lainnya. Kehadiran para petinggi intelijen di tengah anak-anak yatim ini mencerminkan komitmen bahwa menjaga kedaulatan Kamtibmas membutuhkan keseimbangan antara usaha fisik dan sandaran spiritual.

Kekuatan doa di balik strategi

Bagi Direktorat Intelkam, menjaga kondusivitas wilayah Sumsel adalah tugas yang dinamis dan penuh tantangan. Dinamika sosial yang cepat memerlukan ketenangan batin dalam setiap pengambilan keputusan. Kombes Tony Budhi Susetyo menegaskan bahwa kekuatan doa adalah energi tambahan yang sering kali menjadi penentu dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

“Kami menyadari bahwa dalam menjaga kondusivitas wilayah, usaha fisik dan strategi di lapangan harus senantiasa dibarengi dengan kekuatan doa,” ujar Tony di sela-sela kegiatan. Menurutnya, mengundang anak-anak dari Yayasan Mahabatul Umi adalah cara untuk bersama-sama mengetuk pintu langit agar Sumatera Selatan senantiasa dijauhkan dari segala gangguan keamanan.

Harapan besar digantungkan pada ketulusan doa anak-anak tersebut. Di mata jajaran Dit Intelkam, rasa aman dan nyaman yang dirasakan masyarakat saat beraktivitas adalah hasil dari sinergi banyak elemen, termasuk doa-doa yang dipanjatkan secara tulus.

Sinergi tugas negara dan nilai kemanusiaan

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini tidak hanya berhenti pada doa bersama. Sebagai bentuk syukur dan implementasi kepedulian sosial Polri, acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada para anak yatim. Pemberian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan tentang kehadiran Polri sebagai pelindung sekaligus pengayom yang memiliki empati sosial tinggi.

Melalui pendekatan ini, Dit Intelkam Polda Sumsel mencoba meruntuhkan sekat antara aparat keamanan dan masyarakat kelas bawah. Keberadaan anak-anak yatim di markas intelijen menunjukkan bahwa institusi kepolisian adalah rumah bagi semua golongan, di mana keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan.

Dengan optimisme tinggi, jajaran Dit Intelkam meyakini bahwa situasi Kamtibmas di Sumatera Selatan akan tetap terjaga di bawah naungan kedamaian. Sinergi antara tugas negara yang berat dengan nilai-nilai spiritual diharapkan mampu menciptakan harmoni yang kokoh, sehingga masyarakat Sumatera Selatan dapat terus tumbuh dalam iklim yang aman dan kondusif. (emen)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version