MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
DPRD Sumsel

DPRD Sumsel Pacu Keterlibatan Swasta guna Percepat Pelabuhan Tanjung Carat

DPRD Sumsel Pacu Keterlibatan Swasta guna Percepat Pelabuhan Tanjung Carat
Pansus DPRD Sumsel koordinasi dengan PT Samudera Pasai Indonesia guna percepat Pelabuhan Tanjung Carat. Dok. Ist

Panitia Khusus DPRD Sumatera Selatan mendalami kesiapan infrastruktur milik sektor swasta guna memangkas biaya logistik ekspor komoditas daerah yang selama ini hilang di provinsi tetangga.

JAKARTA, NUSALY – Panitia Khusus Pelabuhan Tanjung Carat DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengintensifkan koordinasi teknis dengan sektor swasta. Langkah ini diambil guna menjamin percepatan operasional proyek strategis nasional di Kabupaten Banyuasin. Legislatif ingin menyelaraskan investasi infrastruktur hilirisasi dengan rencana induk pelabuhan laut dalam yang diproyeksikan sebagai gerbang utama ekonomi baru Sumatera Selatan.

Jajaran anggota Pansus melakukan peninjauan lapangan ke kantor PT Samudera Pasai Indonesia Tbk di Jakarta pada Rabu 1 April 2026. Fokus utama pertemuan memetakan keterlibatan Bomba Grup dalam membangun ekosistem logistik terintegrasi. Pelabuhan Tanjung Carat mendesak segera difungsikan. Kapal berkapasitas besar harus bisa bersandar langsung di perairan Sumsel tanpa harus bergantung pada pelabuhan di Lampung atau Jakarta.

Ketua Pansus Pelabuhan Tanjung Carat Hendra Gunawan menegaskan fungsi pengawasan DPRD diarahkan memotong hambatan birokrasi yang mengganggu mitra kerja. Tanjung Carat bukan sekadar proyek konstruksi fisik. Ini urat nadi ekonomi yang menentukan posisi tawar daerah dalam perdagangan internasional. Sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha adalah syarat mutlak agar hilirisasi batu bara serta komoditas sawit dan karet bisa berjalan efektif di kawasan pelabuhan tersebut.

Pangkas Biaya Logistik

Transformasi ekonomi Sumatera Selatan bergantung pada kemampuan daerah memangkas biaya transportasi ekspor. Beban pelaku usaha selama ini terlalu tinggi. Anggota Pansus Chairul S Matdiah menjelaskan fasilitas pelabuhan modern di Banyuasin akan mengubah pola distribusi logistik secara radikal. Selisih biaya angkut yang selama ini mengalir keluar provinsi bisa ditarik kembali menjadi pendapatan asli daerah yang signifikan bagi Sumatera Selatan.

Investasi sektor industri pengolahan yang tumbuh di sekitar kawasan pelabuhan diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal secara bertahap. Dampak turunan aktivitas jasa pelabuhan dan logistik harus menggerakkan ekonomi rakyat di wilayah pesisir timur Sumatera secara inklusif. Pansus berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan agar tetap berjalan sesuai regulasi. Investasi yang masuk wajib memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan secara langsung.

”Kami ingin memastikan seluruh mitra kerja memiliki keselarasan visi. Tanjung Carat harus segera terealisasi tanpa kendala birokrasi. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak di Sumsel,” tegas Hendra Gunawan.

Hilirisasi Produk Unggulan

Sektor swasta menyambut langkah proaktif legislatif dalam memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha yang beroperasi di Sumatera Selatan. Manajemen PT Samudera Pasai Indonesia Tbk menyatakan kesiapan menyelaraskan rencana pengembangan bisnis dengan masterplan pelabuhan bentukan pemerintah. Infrastruktur logistik yang efisien akan disiapkan guna mendukung arus keluar masuk komoditas secara masif dalam beberapa tahun ke depan.

Dukungan swasta adalah mesin utama mempercepat operasionalisasi pelabuhan laut dalam yang modern. Sinergi tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Pengelolaan ekosistem bisnis harus kompetitif dan berkelanjutan. Hasil kunjungan kerja ini segera dilaporkan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan sebagai bahan evaluasi kebijakan percepatan pembangunan strategis di daerah.

Keberhasilan proyek Tanjung Carat menempatkan Sumatera Selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir Sumatera. Fasilitas yang memadai mengakhiri ketergantungan pada pelabuhan tetangga. Kedaulatan ekonomi daerah benar-benar berada di tangan rakyat Sumsel. Fokus pada hilirisasi dan integrasi logistik menjadi kunci utama Sumatera Selatan bersaing di perdagangan internasional secara mandiri dan kompetitif. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version