Pemerintah Kabupaten Muba menyiapkan konsep pesta rakyat di Lapangan Stable Berkuda Sekayu dengan memfasilitasi ruang promosi gratis bagi pelaku UMKM dan IKM lokal.
SEKAYU, NUSALY – Peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada tahun 2026 dirancang tidak sekadar menjadi ajang perayaan seremonial belaka. Pemerintah Kabupaten Muba mulai mematangkan konsep pesta rakyat yang diarahkan sebagai momentum akselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan massal pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM).
Langkah taktis tersebut diputuskan dalam rapat kedinasan lintas sektor yang berlangsung di Ruang Rapat Randik Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Selasa (23/6/2026). Puncak perayaan hari jadi bumi Serasan Sekate ini dijadwalkan berlangsung pada 28 September 2026.
Asisten I Setda Muba H Ardiansyah menjelaskan bahwa pergeseran orientasi acara tahun ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Muba HM Toha Tohet. Kepala daerah menghendaki agar serangkaian anggaran dan kegiatan hari jadi memberikan dampak kesejahteraan yang instan dan terukur bagi masyarakat bawah.
“Pak Bupati menginginkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Muba tahun ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, seluruh kegiatan wajib diarahkan untuk mendukung peningkatan ekonomi lokal, terutama melalui fasilitasi penuh bagi pelaku UMKM,” ujar Ardiansyah.
Pesta Rakyat dan Ruang Promosi Gratis di Lapangan Stable Berkuda
Secara teknis, pusat perayaan sementara direncanakan bertempat di Lapangan Stable Berkuda Sekayu. Lokasi ini dipilih karena dinilai representatif untuk menampung konsentrasi massa dalam skala besar serta penataan stan dagang.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Muba Firdaus Pakualam mengungkapkan, konsep pesta rakyat dipilih agar seluruh lapisan masyarakat merasa memiliki hari jadi kabupatennya. Pemerintah daerah akan menyediakan zona khusus bagi para perajin dan pedagang lokal untuk mempromosikan serta memasarkan produk unggulan daerah secara cuma-cuma.
Komitmen pengawalan ekonomi kerakyatan ini direspons langsung oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba. Kepala Disdagperin Muba Hendra Tris Tomy menyatakan, pihaknya tengah menyiapkan skema kurasi dan fasilitasi agar ruang promosi di Lapangan Stable Berkuda dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan menembus pasar luas.
Dongkrak Sektor Pariwisata Lewat Bidar dan Balap Motor
Selain fokus pada sektor perdagangan mikro, perayaan ke-70 ini juga ditargetkan mampu memulihkan volume kunjungan wisatawan domestik ke Musi Banyuasin. Sektor ini akan digerakkan melalui serangkaian agenda olahraga hiburan (sport tourism).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Muba M Fariz memaparkan bahwa pihaknya telah mengunci sejumlah agenda besar untuk memeriahkan hari jadi tersebut. Dua agenda utama yang diprediksi akan menyedot antusiasme massa adalah perlombaan tradisional Perahu Bidar dan kejuaraan balap motor.
Guna memastikan pergerakan massa dan logistik berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan di pusat kota Sekayu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Muba Yus Farizal Pebriansyah menegaskan penyiapan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir terpadu akan dibahas secara detail pada rakor lanjutan.
Melalui integrasi kerja lintas dinas ini, Pemkab Muba optimistis momentum Hari Jadi ke-70 tidak hanya melahirkan kemeriahan sesaat, melainkan menjadi instrumen stimulus ekonomi yang sehat bagi ekosistem UMKM di Musi Banyuasin. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
