MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Sumsel Maju Terus untuk Semua

Herman Deru dan Kapolri Perkuat Kohesi Sosial dari Mapolda Sumatera Selatan

Herman Deru dan Kapolri Perkuat Kohesi Sosial dari Mapolda Sumatera Selatan
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Safari Ramadhan 1447 H/2026 M bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di halaman Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Mapolda Sumsel), Palembang, Sabtu (7/3/2026). Dok. BHP. Pemprov Sumsel

Di tengah suasana Ramadan, Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menjadi titik temu penting antara otoritas keamanan tertinggi negara dan pimpinan daerah. Gubernur Herman Deru bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kedaulatan pangan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam menjaga marwah Bumi Sriwijaya.

PALEMBANG, NUSALY – Pelataran Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan pada Sabtu sore berubah menjadi ruang dialog yang hangat. Di bawah naungan tenda Safari Ramadhan 1447 H, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru duduk berdampingan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Pertemuan ini bukan sekadar urusan buka puasa bersama, melainkan simbol kuatnya koordinasi antara pemerintah daerah dan institusi keamanan dalam menjaga ritme pembangunan di tengah situasi dunia yang kian bergejolak.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (7/3/2026), mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Palembang membawa misi besar yang menyentuh langsung urusan dapur rakyat.

Sebelum tiba di Mapolda, ia bersama Gubernur baru saja menuntaskan agenda tanam raya jagung serentak kuartal I tahun 2026. Bagi Kapolri, kelancaran agenda nasional di Sumatera Selatan tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat yang sadar akan pentingnya swasembada.

“Alhamdulillah, semua berjalan baik. Terima kasih atas dukungan warga Sumsel sehingga program tanam raya jagung ini terlaksana lancar,” ujar Kapolri.

Namun, di balik rasa syukur itu, ia tetap mengingatkan adanya tantangan global yang tidak main-main. Eskalasi konflik di Timur Tengah disebutnya sebagai faktor yang bisa mengganggu stabilitas regional jika tidak diantisipasi dengan penguatan di dalam negeri. Sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat menjadi harga mati untuk menghadapi dinamika tersebut.

Sumatera Selatan sebagai Penyangga Nasional

Gubernur Herman Deru merespons tantangan tersebut dengan data dan optimisme. Baginya, Sumatera Selatan bukan lagi daerah yang sekadar “cukup makan”, melainkan sudah menjadi penyuplai bagi daerah lain. Penanaman jagung yang dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia, menurut Deru, adalah pembuktian bahwa Sumatera Selatan berada di garda terdepan dalam urusan ketahanan pangan nasional.

Produksi jagung di Bumi Sriwijaya terus merangkak naik. Deru menyoroti bahwa kebutuhan komoditas ini kian mendesak, terutama untuk menyokong industri pakan ternak seperti ayam petelur. Hal ini beririsan langsung dengan kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Tanpa jagung yang melimpah, harga telur dan daging ayam akan sulit dikendalikan, yang pada akhirnya membebani rakyat kecil.

“Kita tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tapi juga menyuplai daerah lain. Sektor pertanian di Sumsel terus kita dorong lewat berbagai program dan kolaborasi lintas sektor,” tegas Herman Deru. Ia menambahkan bahwa saat ini Sumatera Selatan mantap berada di posisi tiga besar nasional dalam hal produktivitas pangan. Prestasi ini bukan datang tiba-tiba, melainkan hasil dari kebijakan yang konsisten menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan.

Ramadan dan Pesan Damai

Di balik urusan angka produksi dan strategi keamanan, Safari Ramadhan di Mapolda Sumsel ini juga membawa pesan spiritual tentang perdamaian. Kapolri berharap konflik di berbagai belahan dunia segera berakhir agar ketenangan bisa dirasakan semua bangsa. Di tingkat lokal, ketenangan itu diwujudkan lewat kedekatan antara pimpinan daerah dan warganya, sebagaimana yang terlihat sore itu.

Herman Deru menekankan bahwa posisi Sumsel yang kini menjadi raksasa pangan nasional harus dibarengi dengan keamanan yang stabil. Tanpa rasa aman, petani tidak akan tenang di sawah, dan investor pun akan ragu menanamkan modalnya. Oleh karena itu, kehadiran Kapolri di Palembang dipandang sebagai suntikan moral bagi seluruh jajaran di Sumatera Selatan untuk terus menjaga iklim kondusif yang sudah terbangun selama ini.

Kegiatan sore itu ditutup dengan harapan agar semangat gotong royong yang tecermin dalam program tanam jagung dan Safari Ramadhan ini terus tumbuh subur. Sumatera Selatan, dengan kekuatan pangan di posisi tiga besar nasional, sedang membuktikan bahwa mereka adalah tulang punggung yang kokoh bagi Indonesia. Melalui kepemimpinan Herman Deru yang fokus pada sektor riil dan dukungan keamanan dari Polri, Bumi Sriwijaya bersiap menghadapi tantangan tahun 2026 dengan kepala tegak. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


error: Content is protected !!
Exit mobile version