Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan seluruh jajaran OPD untuk tidak sekadar “main aman” dan segera merespons rekomendasi LKPJ 2025 lewat langkah nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.
PALEMBANG, NUSALY – Mekanisme pengawasan legislatif terhadap kinerja eksekutif di Sumatera Selatan memasuki babak akhir evaluasi tahunan. Senin (27/4/2026), Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi menerima dokumen rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Di hadapan para wakil rakyat, Deru menegaskan bahwa setiap catatan yang diberikan adalah “vitamin” bagi perbaikan birokrasi, bukan sekadar pelengkap prosedur.
Rapat Paripurna XXXIII di Ruang Sidang Utama DPRD Sumsel ini menjadi momentum bagi Deru untuk mengingatkan jajarannya tentang esensi check and balance. Ia menilai, kritik dan masukan dari parlemen merupakan kompas agar arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar—yakni kesejahteraan rakyat.
“Sinergi antara Pemprov dan DPRD itu harga mati. Kita butuh pengawasan ini agar kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya di bawah. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas tanpa hasil yang konkret,” ungkap Herman Deru dengan nada tegas.
Menagih Kerja Nyata OPD
Deru tidak ingin rekomendasi yang disusun berbulan-bulan oleh anggota dewan hanya berakhir di laci meja. Mengacu pada amanat PP Nomor 13 Tahun 2019, ia langsung memberikan instruksi keras kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak lincah. Baginya, tantangan global yang kian rumit menuntut birokrasi yang cepat dan taktis, bukan yang lamban dan berbelit.
Sektor pemerintahan, ekonomi, hingga kesejahteraan rakyat menjadi poin-poin krusial yang harus segera dibedah ulang oleh masing-masing dinas. Deru menuntut adanya perubahan performa yang signifikan dalam waktu dekat.
“Tantangan ke depan makin kompleks. Saya instruksikan seluruh OPD segera ambil langkah nyata. Kita butuh kerja keras sekaligus kerja cerdas. Visi ‘Sumsel Maju Untuk Semua’ itu harus jadi kenyataan yang bisa dipelajari dan dirasakan masyarakat, bukan cuma tulisan di baliho,” tegasnya lagi.
Akselerasi di Sisa Waktu
Penyampaian rekomendasi ini sekaligus menjadi “alarm” bagi jajaran Pemprov Sumsel untuk menyisir program-program yang masih di bawah target. Dengan sisa waktu yang ada, Gubernur ingin adanya percepatan di segala lini.
Sikap responsif Deru terhadap masukan DPRD ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga marwah tata kelola pemerintahan yang terbuka. Di akhir sidang, ia memastikan bahwa setiap poin rekomendasi akan menjadi prioritas dalam rencana kerja pemerintah daerah ke depan, guna memastikan Bumi Sriwijaya terus tumbuh inklusif dan akuntabel. (***)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
