Suara Komunitas

Menitip Asa Perjuangan Pemuda di Bumi Sebiduk Sehaluan

Konsolidasi kepemudaan di Sumatera Selatan kembali berdenyut melalui pengukuhan struktur baru di tingkat daerah. Di bawah kepemimpinan Firdaus Hasbullah, Pemuda Gerakan Kebangsaan (PGK) mencoba merumuskan ulang peran pemuda sebagai mitra kritis yang berakar pada kekuatan lokal.

Menitip Asa Perjuangan Pemuda di Bumi Sebiduk Sehaluan
Ketua PGK Sumsel Firdaus Hasbullah, SH, MH mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK Kabupaten OKU Timur di Hotel Selena, Minggu (8/2/2026). (Dok. Istimewa)

MARTAPURA, NUSALY — Langkah politik dan organisasi yang diambil Firdaus Hasbullah, SH, MH, kian menegaskan posisinya sebagai tokoh kunci dalam pembinaan generasi muda di Sumatera Selatan. Melalui bendera Pemuda Gerakan Kebangsaan (PGK), Firdaus memulai safari konsolidasi tahun 2026 dengan mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK Kabupaten OKU Timur di Hotel Selena, Minggu (8/2/2026).

Bagi Firdaus, OKU Timur bukan sekadar titik koordinat dalam peta administratif Sumsel. Wilayah ini dipilih sebagai titik mula karena nilai historisnya sebagai tanah para pejuang. Ia ingin semangat patriotisme tersebut menjadi fondasi dasar bagi setiap kader PGK yang ia lantik.

“Ada semangat kepahlawanan dan aura teguh perjuangan yang muncul di sini. Harapan besar saya adalah panji-panji gerakan kebangsaan ini mampu dikibarkan hingga menjangkau 20 kecamatan, 7 kelurahan, dan 305 desa di seluruh OKU Timur,” tegas Firdaus saat memberikan pengarahan kepada jajaran pengurus baru.

Target ekspansi struktur hingga ke level desa ini menunjukkan ambisi Firdaus untuk menjadikan PGK sebagai organisasi akar rumput yang solid, bukan sekadar perkumpulan elite di ibu kota kabupaten.

Visi Besar hingga 2028

Kepemimpinan Firdaus di DPW PGK Sumsel membawa napas panjang bagi keberlanjutan organisasi. Ia secara eksplisit menyatakan bahwa agenda penguatan struktur ini tidak akan berhenti di OKU Timur. Firdaus telah menyusun peta jalan strategis untuk memastikan seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan memiliki kepengurusan PGK yang aktif sebelum tahun 2028.

Visi jangka panjang ini memberikan pesan kepada publik bahwa PGK di bawah nakhoda Firdaus Hasbullah adalah organisasi yang terencana secara matang. Konsolidasi struktural ini dipandang sebagai langkah awal untuk membangun daya tawar pemuda dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan.

Ciri khas kepemimpinan Firdaus Hasbullah tercermin dalam konsep “kolaborasi kritis” yang ia tawarkan. Ia menolak jika PGK hanya diposisikan sebagai “stempel” kebijakan pemerintah daerah atau sebaliknya, menjadi oposisi yang sekadar mencari celah kesalahan tanpa solusi.

Firdaus mengingatkan jajarannya di OKU Timur bahwa keberadaan mereka harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Saya ingatkan, kolaborasi bukan berarti tidak kritis. Kolaborasi sesungguhnya adalah tetap kritis saat ada kebijakan yang salah, namun wajib hukumnya mendukung kebijakan pemerintah daerah yang nyata-nyata berpihak kepada masyarakat,” ujarnya dengan nada instruktif.

Pernyataan ini sekaligus menjadi garis pembatas yang jelas mengenai independensi PGK. Firdaus ingin organisasinya menjadi mitra strategis pemerintah daerah, namun tetap memiliki kedaulatan berpikir dalam mengawal kepentingan publik.

Sentuhan Agraris dan Pemberdayaan

Sebagai tokoh yang jeli melihat potensi daerah, Firdaus mengarahkan pengurus PGK OKU Timur untuk masuk ke sektor-sektor produktif, terutama pertanian yang menjadi urat nadi ekonomi di Bumi Sebiduk Sehaluan. Ia mendorong kader-kadernya untuk tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika ekonomi daerah.

“Jika DPD PGK OKU Timur memiliki program dalam bidang pertanian, maka akan sangat mulia jika dikolaborasikan dengan pemerintah sehingga menjadi program nyata yang memberikan solusi bagi persoalan rakyat,” tutur Firdaus. Ajakan ini memperlihatkan orientasi PGK yang mulai bergeser dari sekadar gerakan wacana menuju gerakan berbasis programatik dalam bidang pendidikan, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menutup rangkaian prosesi pelantikan, Firdaus menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan PGK sebagai wadah bagi pelaku pembangunan, bukan sekadar saksi sejarah. Dengan tuntasnya pelantikan di OKU Timur, Firdaus Hasbullah telah mengirimkan sinyal kuat bahwa mesin organisasi PGK Sumsel sedang melaju dalam kecepatan penuh untuk mewarnai dinamika pembangunan di Sumatera Selatan dalam tahun-tahun mendatang.

(dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version