Di bawah langit Indralaya, ribuan warga berkumpul bukan sekadar untuk mengejar keberuntungan undian Grand Prize. Kehadiran Bupati Panca Wijaya Akbar dalam semarak Tabungan Pesirah menjadi simbol penguatan sinergi antara perbankan daerah dengan geliat ekonomi masyarakat Ogan Ilir.
INDRALAYA, NUSALY – Halaman kantor Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya berubah menjadi lautan semangat sejak matahari baru saja terbit, Kamis (16/4/2026). Ribuan warga dari berbagai penjuru Ogan Ilir memadati lokasi, mengenakan pakaian olahraga dengan antusiasme yang tinggi. Senam massal yang menjadi pembuka acara bukan sekadar ajang berkeringat, melainkan bentuk cairnya hubungan antara lembaga perbankan dengan nasabahnya.
Kegiatan ini menjadi panggung bagi Bank Sumsel Babel untuk menunjukkan apresiasinya melalui pengundian Grand Prize Tabungan Pesirah. Namun, lebih dari sekadar pembagian hadiah, momentum ini dimanfaatkan sebagai instrumen untuk kembali menggaungkan pentingnya literasi keuangan dan budaya menabung di tengah masyarakat Bumi Caram Seguguk.
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, yang hadir langsung di tengah kerumunan, mengapresiasi konsistensi Bank Sumsel Babel dalam merawat kepercayaan nasabah. Bagi Panca, eksistensi bank daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kita mendorong masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya menabung. Program seperti Pesirah ini adalah stimulus yang menarik, namun tujuan utamanya adalah memperkuat ketahanan finansial keluarga di Ogan Ilir,” ungkap Panca di sela-sela kegiatan.
Transparansi di Tengah Harapan
Momen yang paling dinantikan tentu saja saat tabung pengundian mulai diputar. Di bawah pengawasan ketat dan dilakukan secara terbuka, penyaringan hadiah Grand Prize Tabungan Pesirah berlangsung transparan. Setiap nama yang muncul disambut riuh rendah tepuk tangan peserta, menunjukkan betapa program ini telah menjadi bagian dari dinamika sosial warga Indralaya.
Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya menegaskan bahwa acara ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan untuk tetap menjadi mitra utama pembangunan daerah. Dengan meningkatnya jumlah penabung di program Pesirah, bank memiliki modalitas yang lebih kuat untuk menyalurkan kembali pendanaan dalam bentuk kredit produktif bagi pelaku UMKM di Ogan Ilir.
Keterikatan emosional antara bank dan nasabah inilah yang ingin terus dirawat. Bukan hanya melalui layanan digital yang semakin canggih, tetapi melalui interaksi langsung di lapangan seperti senam massal ini.
Mesin Pertumbuhan Daerah
Dari sisi ekonomi makro, pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) melalui produk tabungan daerah seperti Pesirah berperan vital dalam menjaga likuiditas perbankan lokal. Dana yang dihimpun dari masyarakat Ogan Ilir akan diputar kembali untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi di wilayah yang sama.
Acara yang berakhir menjelang siang itu meninggalkan kesan mendalam. Kebersamaan antara bupati, pihak bank, dan warga menunjukkan bahwa ekonomi daerah bisa tumbuh dengan sehat jika ada rasa saling percaya. Melalui semarak Pesirah, Bank Sumsel Babel dan Pemkab Ogan Ilir sedang mengirimkan pesan kuat: bahwa menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tapi soal membangun masa depan daerah yang lebih mandiri secara finansial. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
