Badan Musyawarah DPRD Ogan Ilir menyinkronkan jadwal kerja guna memastikan target legislasi tetap terpenuhi di tengah irisan hari libur nasional. Penataan agenda ini menjadi fondasi agar fungsi pengawasan dan pembahasan peraturan daerah tidak kehilangan momentum.
OGAN ILIR, NUSALY – Manajemen waktu menjadi tantangan utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir dalam menjaga ritme kerja sepanjang Februari 2026. Di tengah deretan hari libur keagamaan dan cuti bersama, lembaga legislatif ini bergerak cepat melakukan sinkronisasi agenda melalui rapat Badan Musyawarah agar fungsi pelayanan publik dan legislasi tidak terhambat oleh kendala administratif.
Langkah penguncian jadwal tersebut dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Ogan Ilir di Ruang Rapat Pimpinan, Senin (2/2/2026). Forum ini mempertemukan pimpinan dewan, tenaga ahli, hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan setiap rencana kerja memiliki lini masa yang jelas dan terukur.
Dalam praktik ketatanegaraan di tingkat daerah, akurasi penjadwalan adalah kunci efektivitas. Tanpa pemetaan yang matang di awal bulan, agenda-agenda krusial berisiko saling tumpang tindih, terutama saat menghadapi momentum nasional seperti Tahun Baru Imlek. DPRD Ogan Ilir berupaya mengeliminasi risiko tersebut dengan menyusun struktur kerja yang lebih solid.
Akselerasi Pembahasan Regulasi
Titik tekan dalam rapat Banmus kali ini tertuju pada jadwal kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Sebagai mesin utama pembuat regulasi, Bapemperda memerlukan kepastian waktu pembahasan agar setiap rancangan peraturan daerah (perda) dapat diselesaikan sesuai target. Sinkronisasi jadwal ini menjamin bahwa pembahasan draf hukum daerah tetap berjalan meskipun terdapat jeda hari libur.
Kehadiran jajaran Sekretaris Dewan (Sekwan) dan perwakilan OPD dalam rapat ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antarlini. Sinergi ini diperlukan agar setiap agenda rapat koordinasi yang melibatkan eksekutif telah terkonfirmasi sejak dini. Dengan demikian, proses pengambilan kebijakan strategis bagi pembangunan Ogan Ilir dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.
“Fokus kita adalah kepastian jadwal. Seluruh elemen dewan membutuhkan panduan kerja yang jernih agar setiap fungsi, baik itu pengawasan maupun anggaran, tetap berjalan optimal dan transparan bagi publik,” ujar salah satu pimpinan rapat di Indralaya.
Wujud Profesionalisme Legislatif
Ketegasan DPRD Ogan Ilir dalam menata administrasi internal ini mencerminkan profesionalisme lembaga dalam mengelola mandat rakyat. Di balik penyusunan jadwal yang tampak teknis, terkandung komitmen besar untuk menjaga marwah parlemen sebagai lembaga yang produktif. Penataan agenda yang rapi merupakan syarat mutlak agar setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara sistematis.
Pada akhirnya, keberhasilan manajemen waktu di tingkat legislatif ini diharapkan memberikan dampak langsung pada kualitas tata kelola pemerintahan di Ogan Ilir. Setiap jadwal yang ditetapkan menjadi jaminan bahwa urusan rakyat tidak akan terbengkalai. Koordinasi yang kuat antara pimpinan, anggota dewan, dan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk menutup bulan Februari dengan capaian kinerja yang akuntabel. (ADV)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
