Di usia Kabupaten Ogan Ilir yang ke-22, DPRD setempat menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan. Pimpinan Dewan menekankan pentingnya sinergi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inovatif.
OGAN ILIR, NUSALY – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir memandang peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-22 sebagai momentum krusial untuk mempertegas fungsi konstitusional lembaga legislatif dalam pembangunan daerah. Di tengah upaya transformasi menuju tata kelola yang lebih modern, DPRD menempatkan diri sebagai pengawal utama agar setiap kebijakan daerah benar-benar berpijak pada kepentingan masyarakat luas.
Pimpinan dan seluruh anggota legislatif Ogan Ilir menekankan bahwa bertambahnya usia daerah harus dibarengi dengan kematangan sistem pemerintahan. Melalui fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan, DPRD berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi mitra formalitas, melainkan menjadi mitra kritis pemerintah kabupaten dalam memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, mewakili suara kolektif lembaga dewan, menyatakan bahwa tema “Ogan Ilir Smart” yang diusung tahun ini harus diterjemahkan sebagai mandat bagi eksekutif untuk menciptakan birokrasi yang lebih ringkas dan transparan. Baginya, peran DPRD adalah memastikan bahwa konsep “cerdas” tersebut tidak berhenti pada tataran jargon, melainkan menyentuh perbaikan layanan dasar.
“Kami di DPRD Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk terus bersinergi, namun tetap menjalankan fungsi pengawasan secara profesional. Ogan Ilir Smart harus diwujudkan dalam kebijakan nyata yang mudah diakses dan penggunaan teknologi yang meningkatkan akuntabilitas pemerintahan,” tegas Edwin, Rabu (7/1/2026).
Fokus pada Sektor Strategis dan Anggaran
Memasuki dua dekade lebih perjalanan kabupaten ini, DPRD Ogan Ilir mencermati bahwa tantangan sosial ekonomi ke depan akan semakin dinamis. Oleh karena itu, lembaga legislatif ini terus mendorong lahirnya regulasi yang adaptif guna memayungi sektor-sektor prioritas, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan hingga pengembangan sumber daya manusia di pedesaan.
DPRD menegaskan bahwa dukungan terhadap kebijakan daerah akan selalu berlandaskan pada prinsip pemerintahan yang bersih dan efektif. Dalam fungsi penganggaran, dewan memberikan sorotan khusus pada alokasi anggaran untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Langkah ini diambil agar akselerasi pembangunan fisik yang terjadi di Ogan Ilir tetap berimbang dengan peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.
Sebagai lembaga yang merepresentasikan aspirasi rakyat, DPRD juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pelayanan publik. Digitalisasi layanan diharapkan mampu memotong jalur birokrasi yang selama ini dinilai berbelit, sekaligus menutup celah terjadinya penyimpangan dalam administrasi pemerintahan.
“Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten menjadi kunci. Tanpa kolaborasi yang solid dan keterbukaan dalam pengawasan, berbagai program strategis yang dirancang akan sulit mencapai hasil maksimal bagi kesejahteraan rakyat,” lanjut Edwin.
Refleksi dan Harapan Legislatif
Sejarah pembentukan Ogan Ilir hingga fase percepatan pembangunan saat ini tidak lepas dari peran legislatif dalam menjaga stabilitas politik dan kebijakan di daerah. DPRD Ogan Ilir menilai, kemajuan yang telah dicapai harus menjadi pijakan untuk menjawab tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan pemerintah.
Di usia ke-22 ini, DPRD Ogan Ilir menyampaikan harapan agar kabupaten ini tidak hanya tumbuh secara kuantitas pembangunan fisik, tetapi juga unggul secara kualitas daya saing di tingkat regional. Pengelolaan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian hingga jasa di kawasan strategis penyangga, memerlukan payung hukum dan pengawasan yang kuat agar manfaatnya dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga Kabupaten Ogan Ilir senantiasa tumbuh menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” pungkas Edwin menutup pernyataan sikap lembaga legislatif tersebut.
Peringatan hari jadi ini pun menjadi simbol bagi DPRD Ogan Ilir untuk terus berdiri sebagai institusi yang responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus tetap teguh menjaga amanat hati nurani rakyat dalam setiap keputusan politik yang diambil di gedung dewan.
***
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
