Menyambut Ramadhan 1447 H, Ketua DPRD Ogan Ilir Edwin Cahya Putra mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ajang memperkuat kohesi sosial. Pimpinan legislatif menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kepedulian antarsesama sebagai modal utama pembangunan daerah.
INDRALAYA, NUSALY – Datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi penguatan tatanan sosial di Kabupaten Ogan Ilir. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir memandang nilai-nilai spiritualitas yang dijalankan selama bulan puasa sebagai instrumen vital dalam memperkokoh persaudaraan dan stabilitas daerah di tengah dinamika pembangunan yang sedang berjalan.
Pesan kesejukan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, menyongsong awal Ramadhan yang jatuh pada medio Februari 2026. Mewakili pimpinan dan seluruh anggota legislatif, Edwin menegaskan bahwa ibadah puasa bukan sekadar ritus keagamaan individu, melainkan katalisator untuk menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap sesama warga.
“Bulan suci Ramadhan adalah fase penuh rahmat dan ampunan. Momentum ini hendaknya kita transformasikan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas ketakwaan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Edwin di Indralaya, Rabu (18/2/2026).
Visi Harmoni dan Stabilitas Daerah
Bagi lembaga legislatif, suasana damai yang tercipta selama bulan Ramadhan merupakan aset sosial yang sangat berharga. Edwin menaruh harapan besar agar semangat menahan diri dan meningkatkan kesabaran dapat berimplikasi pada terciptanya kondusivitas wilayah. Stabilitas sosial yang terjaga dipandang sebagai syarat mutlak bagi pemerintah daerah untuk menjalankan program-program strategis tanpa hambatan gesekan horizontal.
Selain aspek spiritual, Ketua DPRD Ogan Ilir juga menyoroti pentingnya menjaga ketahanan ekonomi keluarga selama bulan suci. Ia mendoakan agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan serta kelapangan rezeki dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari, mengingat dinamika konsumsi masyarakat yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Semoga melalui ibadah yang dijalankan dengan keikhlasan, Kabupaten Ogan Ilir senantiasa dinaungi kedamaian dan keberkahan. Kita ingin melihat masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki daya lenting ekonomi yang kuat selama menjalankan ibadah,” tambahnya.
Memperkokoh Ukhuwah dan Pembangunan
Di akhir pernyataannya, Edwin mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga perangkat desa—untuk menjadikan Ramadhan sebagai jembatan silaturahmi (ukhuwah). Persatuan yang kokoh di tingkat basis masyarakat merupakan fondasi utama bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif.
Sinergi antara kesalehan individu dan kesalehan sosial ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat Ogan Ilir yang lebih cerdas, empati, dan partisipatif dalam mengawal arah kemajuan daerah. Dengan semangat kebersamaan yang diperbarui melalui momentum Ramadhan, Kabupaten Ogan Ilir optimis dapat terus melangkah menjadi wilayah yang lebih bermartabat dan berkeadilan bagi seluruh warganya. (ADV)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
