Bupati OKU Selatan Abusama mengambil langkah diskresi untuk membenahi kerusakan di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Muaradua. Perbaikan dilakukan segera demi menjamin keselamatan pengguna jalan di jantung kota.
MUARADUA, NUSALY – Keselamatan masyarakat di jalan raya tidak bisa menunggu birokrasi yang panjang. Prinsip inilah yang dipegang Bupati OKU Selatan Abusama saat melihat kondisi aspal yang mulai berlubang di sejumlah titik pusat Kota Muaradua. Ia langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan aksi cepat: tambal sulam.
Dua jalur utama, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, menjadi sasaran utama. Keduanya bukan sekadar jalan biasa, melainkan urat nadi ekonomi dan akses menuju pelayanan publik. Membiarkan lubang tetap menganga di sana sama saja membiarkan risiko kecelakaan mengintai warga setiap detik.
Ada persoalan administratif yang biasanya menghambat: status jalan. Ruas Jalan Sudirman sepanjang 1.506 meter dan Jalan Ahmad Yani sepanjang 3.000 meter ini sebenarnya di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Namun, bagi Abusama, status jalan tidak boleh jadi alasan untuk membiarkan keselamatan warga terancam.
Langkah taktis pun diambil. Pemkab OKU Selatan memutuskan melakukan penanganan sementara secara mandiri. Langkah ini diambil agar mobilitas masyarakat tidak terganggu dan pusat ekonomi di Muaradua tetap berdenyut lancar.
”Walaupun ini kewenangan Pemerintah Provinsi, kondisinya butuh penanganan segera. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, kita lakukan tambal sulam sebagai langkah cepat,” tegas Abusama.
Tetap sinkron dengan provinsi
Meski bergerak mandiri di lapangan, komunikasi dengan pihak provinsi tetap dijaga. Tambal sulam ini adalah solusi jangka pendek, sementara penanganan permanen tetap dikoordinasikan agar segera direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Koordinasi ini penting agar ada sinkronisasi pembangunan infrastruktur di daerah. Prioritasnya tetap sama: memastikan arus lalu lintas lancar dan warga merasa aman saat melintas di jalur protokol tersebut.
”Kami tetap berkomunikasi agar penanganan permanen segera dilakukan. Yang terpenting saat ini adalah warga aman dan lalu lintas lancar,” tambah Abusama.
Aksi cepat di jantung kota ini diharapkan mampu menjaga ritme aktivitas masyarakat. Bagi Pemkab OKU Selatan, respons terhadap keluhan warga terkait infrastruktur adalah bukti komitmen pelayanan publik yang nyata, melampaui batasan administratif demi kepentingan orang banyak. (andi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
