Palembang Berdaya

Oase Baru di Komplek Pemda, Masjid Al-Fatah Resmi Jadi Simpul Warga

Oase Baru di Komplek Pemda, Masjid Al-Fatah Resmi Jadi Simpul Warga
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meresmikan Masjid Al-Fatah hasil inisiasi Baznas di kawasan Talang Kelapa. Dok. Diskominfo Palembang

Berawal dari dana umat yang dikelola Baznas, Masjid Al-Fatah di Talang Kelapa kini berdiri megah. Wali Kota Palembang Ratu Dewa ingin rumah ibadah ini tak sekadar jadi bangunan kaku, tapi menjadi ruang hidup bagi pendidikan dan sosial warga.

PALEMBANG, NUSALY – Warga Komplek Pemda KM 7 di Kelurahan Talang Kelapa kini punya “rumah” baru untuk bersujud. Jumat (13/2/2026), di tengah terik matahari yang menyengat, Masjid Al-Fatah Baznas resmi dibuka. Peresmian ini bukan sekadar seremoni potong pita, melainkan jawaban atas kerinduan warga Alang-Alang Lebar terhadap fasilitas ibadah yang lebih representatif.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang datang dalam balutan agenda Safari Jumat, tak ingin masjid ini berakhir menjadi monumen bisu. Usai melaksanakan salat Jumat perdana di sana, ia menitipkan pesan kuat kepada pengurus dan jemaah: masjid harus “berisik” dengan kegiatan umat.

“Jangan biarkan masjid ini sepi setelah azan selesai berkumandang. Hidupkan dengan pengajian anak-anak, diskusi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi. Masjid itu jantungnya peradaban,” tegas Ratu Dewa.

Saluran Dana Umat

Berdirinya Masjid Al-Fatah adalah bukti nyata lincahnya pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh Baznas Kota Palembang. Alih-alih hanya menguap dalam bantuan konsumtif, dana dari masyarakat dikonversi menjadi aset fisik yang manfaatnya bisa dirasakan lintas generasi.

Ketua Baznas Palembang, M. Ridwan Nawawi, menyebut langkah ini sebagai bentuk distribusi zakat yang produktif. Sinergi dengan pemerintah kota menjadi kunci agar pembangunan fasilitas keagamaan seperti ini bisa tepat sasaran di wilayah yang memang membutuhkan.

“Zakat yang bapak-ibu berikan kini mewujud jadi masjid ini. Gunakan sebaik-baiknya, makmurkan masjidnya,” ajak Ridwan.

Menyerap Suara di Barisan Saf

Bagi Ratu Dewa, Safari Jumat adalah cara paling jujur untuk mendengar keluhan warga tanpa sekat birokrasi. Sambil bersilaturahmi, ia menyerap aspirasi mulai dari urusan aspal jalan hingga masalah pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Dengan peresmian ini, Masjid Al-Fatah diharapkan bukan hanya menjadi tempat rukuk dan sujud, tapi juga menjadi titik temu yang mempererat harmoni sosial di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan Alang-Alang Lebar. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version