MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Sumsel Maju Terus untuk Semua

Gubernur Herman Deru Ajak Masyarakat Jaga Ukhuwah dan Stabilitas Ekonomi

Gubernur Herman Deru Ajak Masyarakat Jaga Ukhuwah dan Stabilitas Ekonomi
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memosisikan momentum religi ini sebagai ruang konsolidasi strategis untuk merajut ukhuwah sekaligus membentengi stabilitas ekonomi masyarakat dari ancaman disinformasi dunia. Dok. BHP. Pemprov Sumsel

Di hadapan jemaah Masjid Nurul Ikhlas Boom Baru, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengonsolidasikan seluruh unsur Forkopimda untuk menjamin ketenangan warga. Di tengah riuh isu ekonomi global, Gubernur menginstruksikan masyarakat untuk tetap rasional dan membentengi diri dari aksi “panic buying”.

PALEMBANG, NUSALY – Suasana takzim dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Nurul Ikhlas di kawasan pelabuhan Boom Baru, Palembang, Selasa (3/3/2026) malam. Di sela ibadah Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan pesan penting mengenai ketahanan daerah. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memosisikan momentum religi ini sebagai ruang konsolidasi strategis untuk merajut ukhuwah sekaligus membentengi stabilitas ekonomi masyarakat dari ancaman disinformasi dunia.

Kawasan Boom Baru yang menjadi lokasi safari kali ini memiliki nilai simbolis yang kuat. Sebagai gerbang logistik utama di Bumi Sriwijaya, kehadiran Gubernur di titik ini seolah ingin memastikan bahwa urat nadi ekonomi dan distribusi pangan di Sumatera Selatan tetap dalam kondisi yang aman dan terkendali. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang lengkap dalam satu shaf salat berjamaah menjadi jaminan bagi rakyat bahwa Sumatera Selatan berada dalam kendali kepemimpinan yang solid.

Rawat ukhuwah

Gubernur Herman Deru menekankan bahwa ukhuwah atau persaudaraan adalah modal sosial paling fundamental bagi kelangsungan pembangunan di Sumatera Selatan. Dalam sambutannya di hadapan ratusan jemaah, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur pimpinan daerah dan masyarakat yang telah menjaga kekhusyukan Ramadan dengan penuh khidmat. Baginya, ketenangan dalam beribadah adalah cermin dari harmoni sosial yang harus terus dipupuk.

Menurut Gubernur, kerukunan umat adalah fondasi awal bagi ketenteraman daerah yang akan berimbas pada kelancaran program-program pemerintah.

“Kesempatan ini hendaknya kita manfaatkan untuk terus meningkatkan ukhuwah di antara kita. Saya berterima kasih kepada jajaran Forkopimda, para pimpinan instansi, dan seluruh warga Sumsel yang telah menjalankan ibadah dengan damai dan penuh persaudaraan,” ujar Herman Deru.

Visi kebersamaan ini terlihat nyata dengan hadirnya tokoh-tokoh kunci, seperti Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Sekda Sumsel Edward Candra, dan Danlanal Palembang Arry Hendrawan.

Stabilitas ekonomi

Namun, di luar urusan spiritual, Gubernur secara jeli membawa agenda ketahanan ekonomi ke atas mimbar masjid. Herman Deru menangkap adanya kegelisahan di tingkat akar rumput akibat derasnya arus informasi mengenai dinamika geopolitik internasional. Isu konflik di belahan dunia lain, khususnya terkait Iran dan ketegangan di Timur Tengah, sering kali dibelokkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab menjadi narasi ancaman kelangkaan pangan di tingkat lokal.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru memberikan instruksi tegas agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu ekonomi yang belum terverifikasi. Beliau menekankan bahwa ketenangan publik adalah kunci agar mekanisme harga di pasar tradisional tetap stabil. Jika masyarakat tenang, maka spekulan tidak akan memiliki celah untuk memainkan harga komoditas pokok yang sangat dibutuhkan warga selama bulan suci.

Cegah kepanikan

Gubernur secara khusus menyoroti ancaman fenomena panic buying atau aksi memborong kebutuhan pokok secara berlebihan. Beliau mengingatkan bahwa kepanikan kolektif justru akan menjadi bumerang yang menggoyang stabilitas harga sembako. Melalui mimbar Masjid Nurul Ikhlas, Gubernur mengedukasi warga agar tidak terjebak pada pesan-pesan berantai di media sosial yang sering kali mengajak masyarakat untuk bersikap konsumtif secara tidak rasional.

“Jika ada pesan berantai yang mengajak untuk membeli sembako secara berlebihan, tidak perlu panik. Mari kita bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif. Kita tidak perlu khawatir berlebihan terhadap isu luar negeri yang jauh di sana. Pemerintah Provinsi terus memantau kondisi setiap hari dan memastikan seluruh kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan aman,” tegas Herman Deru dengan nada yang menenangkan jemaah. Pesan ini merupakan langkah preventif Gubernur untuk menjaga kewarasan publik dalam berbelanja.

Jaminan pasokan pangan

Kehadiran sosok strategis seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan, Bambang Pramono, dalam rombongan Gubernur memberikan bobot teknis pada janji pemerintah. Kehadiran otoritas moneter ini memastikan bahwa parameter makroekonomi dan pengendalian inflasi di Sumatera Selatan berada dalam pengawasan ketat. Gubernur ingin menunjukkan bahwa di balik pesan religiusnya, terdapat basis data dan kesiapan pasokan yang nyata di lapangan.

Sinergi kepemimpinan Herman Deru juga diperkuat dengan dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri. Para pimpinan keamanan ini turut mengimbau masyarakat untuk menjaga ketenteraman dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak kerukunan umat. Keberadaan Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan dalam safari ini juga mempertegas pengawasan pada pintu-pintu masuk logistik melalui jalur perairan yang menjadi vital bagi pasokan Palembang.

Edukasi melalui religi

Safari Ramadhan ini juga menjadi lengkap dengan tausiyah dari Ustadz Thoyyibno. Dalam ceramahnya, ia menggarisbawahi betapa pentingnya kebersamaan antara pemimpin (umaro) dan rakyat sebagai nikmat yang patut disyukuri. Ustadz Thoyyibno menyebut bahwa pemimpin yang mau turun langsung ke tengah masyarakat untuk berdialog dan beribadah bersama adalah berkah bagi kemajuan daerah.

Kegiatan yang diakhiri dengan salat Tarawih dan Witir berjamaah ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Bagi Gubernur Herman Deru, menjaga ukhuwah dan stabilitas ekonomi adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Tanpa kerukunan, ekonomi akan sulit tumbuh; dan tanpa stabilitas ekonomi, kerukunan sosial rentan terganggu.

Melalui langkah konsisten ini, Sumatera Selatan di bawah arahan Gubernur Herman Deru berupaya membuktikan bahwa kepemimpinan yang hadir secara fisik dan batin di tengah rakyat adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman. Safari Ramadhan di Boom Baru ini pun ditutup dengan harapan besar agar Bumi Sriwijaya tetap menjadi daerah yang paling aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version