Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meminta pengembang menjaga kawasan hulu agar debit air tidak terganggu dan mengutamakan penyerapan tenaga kerja dari daerah.
PALEMBANG, NUSALY – Proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang akan dibangun di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan digadang-gadang menjadi tambahan pasokan listrik baru bagi Sumatera Selatan. Namun, pemerintah daerah mengingatkan keberhasilan proyek tersebut bergantung pada satu hal mendasar: hutan hulu tetap terjaga.
Jika terealisasi, proyek ini akan menambah pasokan listrik dari energi terbarukan di Sumatera Selatan yang selama ini masih ditopang oleh pembangkit berbahan bakar fosil. Tambahan daya tersebut diharapkan memperkuat ketahanan energi regional.
Rencana investasi energi bersih ini berlokasi di Desa Negeri Cahaya, Kecamatan Beringin, OKU Selatan. Pengerjaannya dilakukan oleh PT Midigio bersama perusahaan asal China, Sichuan Yoachuan Electric Power Development Co., Ltd. Tahapan peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan segera berjalan dengan target penyelesaian konstruksi sekitar 15 bulan.
Rencana pembangunan tersebut dilaporkan oleh perwakilan konsorsium perusahaan kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Rabu (24/6/2026).
Syarat lingkungan dan kerja
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menempatkan perlindungan kawasan hulu sebagai syarat utama sebelum proyek di Desa Negeri Cahaya dimulai. Sebab, operasional pembangkit listrik tenaga air sepenuhnya bergantung pada ketersediaan debit air yang stabil.
Herman Deru meminta proses perizinan dipercepat melalui koordinasi yang baik antara pemerintah dan pengembang. Selain itu, perusahaan diminta mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal serta menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hulu. Untuk tenaga ahli dari luar tetap diberikan ruang, namun diarahkan untuk kebutuhan transfer pengetahuan dan teknologi kepada pekerja di daerah.
“Kelestarian lingkungan menjadi syarat utama, terutama dalam menjaga kawasan hulu dan hutan agar debit air tetap stabil,” kata Herman Deru.
Potensi energi air regional
Herman Deru menilai Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya air yang besar untuk dimanfaatkan bagi pengembangan energi terbarukan karena kontinuitas aliran air di sejumlah wilayah masih terjaga. Salah satunya di Kecamatan Beringin, OKU Selatan, yang kini dipilih sebagai pusat proyek baru tersebut.
Pemanfaatan arus air untuk pemenuhan kebutuhan listrik regional ini merujuk pada keberhasilan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) di Kota Pagar Alam yang diresmikan pada 2022.
Pembangkit di Pagar Alam tersebut mengandalkan 100 persen energi terbarukan dan dayanya telah disalurkan untuk memperkuat kelistrikan Sumatera. Model pemanfaatan energi air inilah yang kini direplikasi di OKU Selatan dengan target kapasitas yang lebih besar.
Keandalan pasokan daerah
Tambahan daya dari sektor energi air ini diproyeksikan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik regional. Menurut Herman Deru, pengalaman gangguan sistem kelistrikan Sumatera beberapa waktu lalu menunjukkan pentingnya menjaga keandalan pasokan listrik daerah.
Saat gangguan massal (blackout) pada jaringan interkoneksi regional itu terjadi, pasokan listrik di wilayah Sumatera Selatan relatif tetap aman karena ditopang oleh pembangkit domestik. Kehadiran PLTA baru di OKU Selatan ini diharapkan menjadi tambahan bantalan energi mandiri bagi Sumatera Selatan.
Sichuan Yoachuan Electric Power Development Co., Ltd. sendiri memproyeksikan wilayah Sumatera Selatan sebagai basis rencana investasi jangka menengah mereka untuk rentang waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Perusahaan tersebut menargetkan pembangunan PLTA berkapasitas total antara 200 hingga 500 megawatt (MW) di Sumatera Selatan. Jika terealisasi, proyek di OKU Selatan ini akan menjadi langkah awal pengembangan investasi energi terbarukan mereka di Indonesia. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
