MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kilas Daerah

Isu 437 Ribu Data Pelanggan Bocor, PDAM Tirta Musi Palembang Pastikan Hoaks

Isu 437 Ribu Data Pelanggan Bocor, PDAM Tirta Musi Palembang Pastikan Hoaks
Isu 437 ribu data pelanggan PDAM Tirta Musi Palembang bocor dipastikan hoaks. Manajemen jamin database aman kedap peretasan. Foto Ilustrasi. Dok. Nusaly.com

Kabar burung mengenai pembobolan ratusan ribu data pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang sempat memicu kepanikan di media sosial. Pihak manajemen langsung turun tangan dan memastikan seluruh sistem database pelanggan dalam kondisi kedap peretasan.

PALEMBANG, NUSALY – Jagat maya di Sumatera Selatan sempat diguncang oleh rumor miring mengenai kerentanan sistem keamanan siber pada institusi pelayanan publik milik pemerintah daerah.

Isu mengenai bocornya ratusan ribu data pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi Palembang beredar liar di lini masa dan memicu gelombang kekhawatiran masyarakat.

Rumor tersebut mengeklaim bahwa seorang peretas dengan inisial “Sorb” telah berhasil membobol pertahanan siber perusahaan air minum milik Pemkot Palembang tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku disebut-sebut telah menjual hasil jarahannya ke pasar gelap (dark web).

Data yang diklaim bocor mencakup angka yang fantastis, yakni 437 ribu catatan pelanggan berupa nama lengkap dan alamat rumah, serta 257 ribu nomor telepon genggam yang aktif.

Kepanikan Pengguna Ponsel Pintar

Sirkulasi informasi yang belum terverifikasi ini dengan cepat menyebar ke grup-grup percakapan instan, memicu kecemasan di tingkat tapak.

Para pelanggan mengkhawatirkan dampak lanjutan dari potensi penyalahgunaan identitas digital mereka untuk aksi kejahatan siber.

Dilansir dari DetikSumbagsel, Toriq, salah satu pelanggan Perumda Tirta Musi yang bermukim di kawasan Jalan Tanjung Barangan, mengaku terkejut dan cemas saat pertama kali membaca kabar tersebut di layar ponselnya.

Walaupun belum memahami sepenuhnya teknis kebocoran data, ia langsung mengaitkan isu ini dengan risiko gelombang penipuan digital yang marak belakangan ini.

“Jelas ini membuat khawatir apabila dipakai untuk hal-hal yang lain, semisal peretasan akun, penipuan, pencurian identitas, atau hal lainnya,” kata Toriq, Sabtu (16/5/2026).

Rasa waswas yang sama melanda Luluk, warga Palembang lainnya yang mengkhawatirkan nomor telepon pribadinya bakal menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber yang tidak bertanggung jawab.

Ia sangat berharap rumor yang berseliweran di media sosial tersebut terbukti tidak benar agar privasi ruang digital keluarganya tetap terlindungi.

Klarifikasi Benteng Siber Internal

Merespons kepanikan publik yang kian meluas, manajemen Perumda Tirta Musi Palembang langsung bergerak melakukan audit forensik digital internal. Otoritas pengelola air bersih kota ini dengan tegas membantah seluruh narasi peretasan yang diembuskan di media sosial.

Kepala Humas PDAM Tirta Musi Palembang, Dudi Iskandar, mengonfirmasi bahwa tim teknis mereka telah menelusuri sumber isu tersebut. Pihak perusahaan menyatakan secara resmi bahwa kabar pembobolan data pelanggan itu adalah murni kabar bohong.

“Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan peretasan (hack) dan pembobolan data pelanggan, kami menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” ujar Dudi Iskandar secara tertulis kepada awak media.

Dudi memaparkan bahwa hasil penelusuran mendalam terhadap seluruh arsitektur jaringan dan pusat data internal menunjukkan tidak ada satu pun celah keamanan yang jebol. Seluruh sistem pelayanan dan database ratusan ribu pelanggan dipastikan tetap berada dalam kondisi aman terkendali.

Pihak manajemen mengklaim tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau indikasi infiltrasi asing ke dalam server utama mereka sebagaimana yang dinarasikan oleh akun peretas di internet.

Imbauan Saring Sebelum Sharing

Guna mencegah dampak sosial yang lebih luas, manajemen Tirta Musi kini memperketat benteng informasi publik mereka. Langkah mitigasi dilakukan dengan meminta masyarakat pengguna gawai untuk lebih selektif dalam mengonsumsi berita di ruang digital.

Perumda Tirta Musi memastikan bahwa sistem pengamanan informasi berkala terus ditingkatkan guna menjaga kerahasiaan data pelanggan dari ancaman serangan siber. Evaluasi dan pembaruan sistem keamanan dilakukan secara rutin untuk menutup potensi kerentanan teknis.

Dudi mengimbau seluruh pelanggan untuk tidak mudah mempercayai klaim sepihak dari akun-akun anonim di media sosial, serta menahan diri untuk tidak ikut menyebarluaskan berita yang belum jelas kebenarannya (saring sebelum sharing).

Masyarakat disarankan untuk selalu melakukan verifikasi silang dan hanya mengakses saluran informasi resmi melalui kanal-kanal komunikasi terverifikasi milik Perumda Tirta Musi demi menghindari jebakan informasi palsu yang sengaja dirancang untuk menciptakan ketidakstabilan di tengah kota. (desta)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version