Ekonomi & Bisnis

Jaga Produktivitas Hijau, PT Prime Agri Resources Tbk Perkokoh Kemitraan 39.000 Hektar Sawit Plasma

Jaga Produktivitas Hijau, PT Prime Agri Resources Tbk Perkokoh Kemitraan 39.000 Hektar Sawit Plasma
PT Prime Agri Resources Tbk (PT PAR) menggelar Plasma Gathering 2026. Fokus perkuat kemitraan sawit berkelanjutan seluas 39.000 hektar di Sumsel. Dok. PT PAR

Lewat komitmen peremajaan sawit rakyat terluas nasional dan kucuran insentif sertifikasi internasional, PT Prime Agri Resources Tbk merajut pertumbuhan inklusif bersama puluhan koperasi unit desa di Sumatera Selatan.

JAKARTA, NUSALY – Transformasi industri kelapa sawit nasional menuju praktik pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan tidak lagi sekadar tuntutan pasar global, melainkan prasyarat mutlak dalam menjaga ketahanan ekonomi petani di tingkat tapak.

Di tengah transisi komoditas hijau tersebut, model kemitraan terintegrasi antara korporasi dan kelembagaan petani menjadi kunci utama untuk memastikan produktivitas lahan tetap optimal pada siklus generasi kedua tanaman.

Pola sinergi hulu-hilir inilah yang dipertegas oleh PT Prime Agri Resources Tbk (PT PAR). Perusahaan kelapa sawit yang sebelumnya dikenal luas sebagai Sampoerna Agro ini sukses menyelenggarakan agenda tahunan Plasma Gathering 2026 selama empat hari, 11–14 Juni 2026, bertempat di Artotel Hotel Cibubur, Jakarta.

Mengusung tema besar Growing Stronger Together; Sinergi Menuju Kualitas Berkelanjutan, forum strategis ini mempertemukan jajaran manajemen puncak perseroan dengan 181 pengurus yang mewakili 38 Koperasi Unit Desa (KUD) Plasma binaan PT PAR dari Regional Sumatera Selatan.

Hadir langsung dalam momentum tersebut Komisaris Utama PT PAR Mr. Kong Byoungsun, Chief Executive Officer (CEO) Budi Setiawan Halim, Chief Operating Officer (COO) Parluhutan Sitohang, CA Legal & Plasma Director Eris Ariaman, Corporate Strategic Officer Kim Won Il, Regional Director Sumatera Eldi Nuzan, Head CA Legal M Arif Widjaksono, serta Regional Head Plasma Sumatera Riduan Sibuea.

Pembukaan komitmen bersama ini ditandai secara simbolis melalui pemukulan “Gong Kemitraan” oleh manajemen bersama jajaran Ketua Forum Plasma Wilayah I, II, dan III Sumatera.

CEO PT PAR, Budi Setiawan Halim, menegaskan bahwa perusahaan menaruh komitmen penuh untuk terus memperluas jangkauan kemitraan dengan kelembagaan petani lokal.

Kendati demikian, ia mengingatkan pentingnya kesamaan visi dalam menerapkan praktik pengelolaan terbaik (Best Management Practices) di lapangan agar standardisasi kualitas produk sawit raksasa regional ini tetap terjaga di pasar internasional.

Menatap Masa Depan Lewat Replanting

Siklus hidup tanaman kelapa sawit yang telah melewati masa produktif satu generasi menuntut adanya langkah pembenahan yang berani dan terukur. CA Legal & Plasma Director PT PAR, Eris Ariaman, memberikan apresiasi mendalam atas loyalitas tanpa putus yang ditunjukkan para mitra petani plasma sepanjang satu siklus penuh kelapa sawit tersebut.

“Komitmen kemitraan ini berjalan sangat baik. Hal itu terbukti dari keberhasilan proses peremajaan tanaman (replanting) yang kita lalui bersama-sama demi mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan,” kata Eris Ariaman.

Dalam sesi pemaparan kinerja, Regional Head Plasma Sumatera Riduan Sibuea menjabarkan skala kemitraan perseroan yang sangat masif. Saat ini, PT PAR mengelola total kebun plasma seluas 39.354,32 hektar. Angka tersebut tergolong fantastis karena mencapai hampir 90 persen dari total luas kebun inti perusahaan yang tercatat sebesar 43.905,01 hektar.

Bentangan kebun plasma tersebut mengayomi 48 KUD, yang terbagi atas 37 KUD Non-Single Management dan 11 KUD Single Management.

Berkat konsistensi manajemen dalam mengawal program mitigasi agraria dan perkebunan ini, PT PAR berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Pemerintah Indonesia sebagai perusahaan pelaksana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan cakupan terluas di tingkat nasional, yakni mencapai 28.959 hektar.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap cetak biru industri sawit yang bertanggung jawab, Plasma Gathering tahun ini juga difungsikan sebagai ruang edukasi regulasi. Dok. PT PAR

Insentif Finansial dan Sertifikasi Global

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap cetak biru industri sawit yang bertanggung jawab, Plasma Gathering tahun ini juga difungsikan sebagai ruang edukasi regulasi.

Para petani dibekali materi sosialisasi “Percepatan Sertifikasi ISPO” (Indonesian Sustainable Palm Oil) yang dipaparkan langsung oleh perwakilan pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Ir. R Azis Hidayat.

Tidak sekadar memberikan pembekalan teori, PT PAR memanfaatkan momentum berkumpulnya para ketua koperasi ini untuk menyalurkan apresiasi finansial nyata dalam bentuk penghargaan komitmen kemitraan, kerja sama replanting, hingga penghargaan produktivitas tertinggi bagi belasan KUD berprestasi.

Langkah yang paling memikat perhatian adalah pembagian insentif nilai tambah (premium price) dengan nilai total mencapai Rp 1,67 miliar. Dana segar ini dikucurkan khusus bagi KUD Plasma binaan yang telah sukses meraih sertifikasi internasional RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).

Kepuasan atas pendampingan korporasi ini diakui langsung oleh para pengurus koperasi di daerah. Prasetyo Edy Mulyono, perwakilan KUD Karya Makmur dari Desa Sumbu Sari, menyampaikan rasa terima kasih atas asistensi profesional tim PT PAR yang membuat dana bantuan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk peremajaan lahan mereka terserap dengan mulus dan akurat.

“Kami menggunakan bibit unggul generasi terbaru D x P Sriwijaya. Dengan kualitas genetika bibit unggul tersebut serta pengawalan teknis dari perusahaan, kami sangat optimis produktivitas lahan dan pendapatan petani ke depan akan melonjak tinggi,” kata Prasetyo.

Optimisme senada diutarakan H. Azhar, Ketua KUD Desa Kerta Mukti. Ia mengaku puas melihat hamparan tanaman kelapa sawit hasil replanting di wilayahnya kini tumbuh subur, berdaun hijau pekat, dan mulai memperlihatkan tanda-tanda potensi produksi yang melimpah.

Guna mencairkan ketegangan formalitas bisnis dan membangun kerja tim yang solid, rangkaian agenda ditutup dengan sesi makan malam bersama, hiburan, serta kegiatan wisata penyegaran ke dua destinasi ikonik ibu kota, yaitu Sea World dan kawasan Kota Tua Jakarta. (dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version