SAYANGI OKU

Jamin Akselerasi RPJMD, Sekda OKU Alva Elan Perkuat Reformasi Birokrasi Berbasis Digital

Jamin Akselerasi RPJMD, Sekda OKU Alva Elan Perkuat Reformasi Birokrasi Berbasis Digital
Pascapelantikan PAW DPRD, Sekda OKU Alva Elan tegaskan komitmen percepatan RPJMD melalui reformasi birokrasi digital dan monev rutin OPD. Dok. Radit/Nusaly.com

Dengan komposisi parlemen yang kembali lengkap pascapelantikan dua anggota DPRD PAW, eksekutif siap memacu realisasi fisik dan keuangan melalui penguatan tata kelola berintegritas.

BATURAJA, NUSALY – Penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif membutuhkan harmonisasi yang presisi antara pembuat kebijakan dan pelaksana teknis di lapangan.

Momentum inilah yang ditekankan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Alva Elan, pasca-menghadiri Rapat Paripurna ke-VIII Masa Persidangan ke-4 Tahun 2026 DPRD OKU dengan agenda pengucapan sumpah dan janji Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029, Rabu (17/6/2026).

Ditemui sesaat setelah prosesi pelantikan Drs. B. Maryono dan Siti Inshofiyah, S.Pd.I. selesai di depan ruang rapat paripurna, Alva Elan yang juga belum lama mengemban amanah sebagai Sekda OKU menegaskan bahwa kelengkapan unsur legislatif adalah motor penggerak utama dalam mempercepat pembangunan daerah.

Mewakili Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah,Alva Elan mengungkapkan bahwa posisi legislatif dan eksekutif dipandang sebagai dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam mengawal Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Sinergi ini sifatnya mutlak. Keberhasilan pembangunan di Bumi Sebimbing Sekundang tidak bisa diraih oleh satu pihak saja, melainkan merupakan hasil kerja kolektif. Kehadiran dua anggota dewan yang baru diharapkan mampu memperkuat fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan di parlemen,” ujar Alva Elan sembari menunjukkan cetak biru strategi Pemkab OKU ke depan.

Memotong Sumbatan Birokrasi

Sebagai nakhoda baru di jajaran birokrasi Pemkab OKU, Alva Elan tidak menampik adanya tantangan besar dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Manajemen waktu di tengah padatnya agenda kerja serta pengawasan ritme kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi fokus utama yang sedang ia benahi secara struktural.

Guna mengantisipasi persoalan klasik berupa penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun anggaran, Sekda OKU telah merancang langkah mitigasi yang ketat. Pemkab OKU akan segera menggulirkan rapat monitoring dan evaluasi (monev) berkala secara rutin untuk memantau langsung perkembangan realisasi fisik serta serapan keuangan di setiap OPD.

“Tantangan terbesar saat ini adalah manajemen waktu dan konsistensi performa birokrasi. Lewat rapat monev rutin, kita akan mengunci performa masing-masing OPD sejak awal. Targetnya jelas, kinerja berjalan normal sepanjang tahun dan tidak ada lagi penumpukan administrasi maupun proyek fisik di bulan-bulan akhir,” tutur Alva tegas.

Digitalisasi dan Tata Kelola Berintegritas

Selain penataan ritme kerja internal OPD, percepatan program kemasyarakatan di OKU juga ditopang oleh transformasi sistem pelayanan.

Alva Elan menjelaskan, Pemkab OKU saat ini tengah mengakselerasi implementasi reformasi birokrasi berbasis digital untuk memotong rantai birokrasi yang panjang dan meningkatkan efisiensi layanan publik.

Langkah digitalisasi ini berjalan beriringan dengan komitmen penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap transparansi anggaran, Pemkab OKU menempatkan akuntabilitas sebagai prioritas utama guna memulihkan serta meningkatkan kepercayaan publik kepada jalannya roda pemerintahan daerah.

Sikap optimistis ini kian menguat seiring kembalinya komposisi anggota DPRD OKU yang kini telah lengkap. Kemitraan yang proporsional sesuai koridor perundang-undangan diyakini akan membuat pembahasan kebijakan publik maupun produk hukum daerah berjalan jauh lebih efektif.

“Ujung dari seluruh reformasi birokrasi digital dan penguatan integritas ini adalah pelayanan publik yang prima. Sebagaimana pesan dalam sambutan Bupati, eksekutif dan legislatif harus selalu menempatkan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Kami optimistis, kolaborasi ini akan memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh warga OKU,” pungkas Alva Elan. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version