AKBP Helmy Tamaela meminta seluruh pejabat Polres OKU responsif menjelaskan informasi kepada wartawan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.
BATURAJA, NUSALY — Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Helmy Tamaela meminta seluruh pejabat utama hingga kapolsek di jajarannya tidak mempersulit wartawan memperoleh informasi. Menurut dia, keterbukaan komunikasi menjadi bagian penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai tugas kepolisian.
Helmy menegaskan, jajaran kepolisian di tingkat Polres maupun Polsek harus responsif memberikan penjelasan apabila ada jurnalis yang membutuhkan klarifikasi terkait peristiwa hukum atau kegiatan kepolisian.
“Jika rekan wartawan butuh penjelasan, maka harus dijelaskan. Jangan sampai komunikasinya putus, namun informasi itu tetap harus berimbang,” ujar Helmy saat bersilaturahmi bersama insan pers di Taman SSO Polres OKU, Baturaja, Jumat (31/7/2026) malam.
Keterbukaan Informasi kepada Publik
Menurut Helmy, media berperan menyampaikan berbagai informasi mengenai pelayanan dan kegiatan kepolisian kepada masyarakat. Karena itu, hubungan kerja antara kepolisian dan insan pers perlu terus dijaga secara profesional.
Selain mendorong keterbukaan informasi dari internal jajarannya, Polres OKU juga menyatakan terbuka terhadap masukan maupun kritik dari insan pers dan masyarakat.
“Kami terbuka untuk menerima saran dan kritik dari segenap lapisan masyarakat. Silakan jika ada saran atau kritik disampaikan, kami siap menampung,” tuturnya.
Silaturahmi tersebut diikuti jajaran pejabat Polres OKU dan wartawan dari berbagai media di Kabupaten OKU.
Menurut Helmy, keterbukaan informasi merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. (radit)
