PGK OKU Timur menempatkan aksi penggeledahan oleh kejaksaan sebagai momentum besar untuk mengembalikan transparansi anggaran pesta demokrasi daerah.
MARTAPURA, NUSALY – Jajaran Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mengambil sikap tegas dalam mengawal integritas demokrasi di wilayahnya.
Organisasi yang menghimpun kekuatan aktivis, pemuda, mahasiswa, hingga pelajar ini secara resmi menyatakan dukungannya sekaligus mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.
Sikap kritis tersebut mencuat pasca-adanya pergerakan agresif dari tim penyidik korps adhyaksa yang melakukan penggeledahan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU Timur, Senin (8/6/2026).
Bagi PGK OKU Timur, tindakan penggeledahan tersebut bukan sekadar peristiwa hukum biasa, melainkan sebuah konfirmasi nyata atas adanya tata kelola anggaran publik yang bermasalah di tubuh lembaga penyelenggara pemilu.
Ketua DPD PGK OKU Timur, Hendrianto, menegaskan bahwa dana hibah Pilkada merupakan uang rakyat yang bersumber dari APBD daerah.
Oleh karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan wajib dikelola secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kembali kepada masyarakat secara terbuka tanpa ada yang disembunyikan.
“Setiap rupiah dana hibah yang dialokasikan untuk penyelenggaraan Pilkada harus dikelola secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Hendrianto saat memaparkan pandangan organisasi di Martapura.
Jaga independensi
Dalam sudut pandangnya, PGK OKU Timur memposisikan diri sebagai mitra strategis publik yang akan mengawal ketat setiap tahapan penyelidikan yang tengah berjalan di kejaksaan.
Kolektif gerakan yang diisi oleh elemen intelektual muda dan aktivis ini menuntut agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, independen, serta memiliki keberanian untuk steril dari segala bentuk intervensi politik dari pihak mana pun.
Kendati berada di garis depan dalam menuntut pembongkaran kasus ini, organisasi kemasyarakatan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga koridor hukum yang sehat.
Seluruh elemen masyarakat diajak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah karena proses penggeledahan fisik kantor merupakan bagian teknis dari pencarian alat bukti, dan bukan dasar untuk menghakimi seseorang sebelum ada ketetapan hukum formal.
Bagi para aktivis dan kader PGK di OKU Timur, bergulirnya kasus dugaan korupsi ini harus dijadikan sebagai momentum evaluasi total yang berharga bagi masa depan daerah.
Kepercayaan publik terhadap kualitas demokrasi dinilai sangat bergantung pada tingkat akuntabilitas dan kebersihan para penyelenggara pemilunya dari praktik rasuah.
Tuntut transparansi
Komitmen PGK OKU Timur dalam mengawal perkara ini dipastikan tidak akan kendor di tengah jalan. Mereka mempandang pengawasan partisipatif dari kelompok sipil, mahasiswa, dan pemuda merupakan pilar penting dalam mewujudkan iklim pemerintahan daerah yang bersih dan bebas dari budaya penyalahgunaan anggaran negara.
Apabila dalam proses hukum nanti tim kejaksaan berhasil membuktikan adanya penyimpangan, PGK mendesak agar seluruh aktor yang terlibat dan bertanggung jawab langsung diseret ke meja hijau guna menerima sanksi hukum yang setimpal tanpa tebang pilih.
“Kami mendukung langkah Kejari OKU Timur dalam mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Hendrianto menegaskan.
Namun, sikap objektif juga ditunjukkan oleh organisasi ini. Jika dalam perkembangannya nanti tim penyidik tidak menemukan unsur pidana yang kuat, PGK meminta kejaksaan untuk menyampaikannya secara jujur dan terbuka kepada publik demi memulihkan nama baik institusi KPU OKU Timur di mata masyarakat luas. (radit/amdal)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
