MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kilas Daerah

Dinas Kominfo Sumsel Rawat Kohesi Melalui Religi

Dinas Kominfo Sumsel Rawat Kohesi Melalui Religi
Kepala Dinas Kominfo Sumsel Rika Efianti pimpin kolaborasi religi dan santunan anak yatim guna perkuat solidaritas birokrasi di bulan Ramadhan 1447 H. Dok. Diskominfo Sumsel

Kesibukan mengelola arus informasi dan literasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sejenak melandai saat malam tiba. Melalui agenda shalat berjamaah dan santunan yatim, Kepala Dinas Kominfo Rika Efianti dan Kepala Dinas Perpustakaan Hj. Fitriana berupaya meruntuhkan sekat birokrasi demi membangun solidaritas sosial yang lebih nyata.

PALEMBANG, NUSALY – Ada yang berbeda dalam ritme kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (4/3/2026) malam. Di sela tugas berat mendiseminasikan kebijakan daerah dan menjaga lumbung literasi, aparatur dari dua instansi strategis memilih berkumpul dalam satu barisan shalat.

Agenda Shalat Isya dan Tarawih bersama yang melibatkan Dinas Kominfo Sumsel serta Dinas Perpustakaan Sumsel ini bukan sekadar pemenuhan jadwal protokoler bulan Ramadhan 1447 H. Di mata para pengambil kebijakan, ini adalah momentum untuk menyatukan frekuensi kerja yang sering kali tersekat oleh urusan administrasi harian.

Hadir memimpin rombongan masing-masing, Kepala Dinas Kominfo Sumsel Rika Efianti, SE, MM dan Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Hj. Fitriana, S.Sos, M.Si. Bagi keduanya, pertemuan lintas sektoral dalam balutan ibadah ini menjadi ruang silaturahmi yang jauh lebih cair dibandingkan rapat-rapat formal di meja kantor.

Melampaui Tugas Administrasi

Bulan Ramadhan di lingkungan Pemprov Sumsel memang dirancang untuk memperkuat sisi humanis birokrasi. Rika Efianti memandang bahwa koordinasi antar-instansi akan jauh lebih mudah terbangun jika didasari oleh kedekatan emosional dan spiritual.

“Kita sering terjebak dalam rutinitas digital dan data. Agenda seperti ini mengembalikan kita pada hakikat bahwa birokrasi adalah tentang manusia. Shalat berjamaah ini menjadi pengingat agar semangat pelayanan kita tetap memiliki dasar moral yang kuat,” tutur Rika di sela kegiatan.

Langkah serupa tercermin dari kehadiran jajaran Dinas Perpustakaan. Hj. Fitriana melihat sinergi ini sebagai bentuk literasi spiritual bagi ASN. Jika perpustakaan menjaga kecerdasan intelektual warga, maka momen religi seperti ini adalah upaya menjaga kecerdasan emosional para aparatur negara.

Sentuhan Empati untuk Anak Yatim

Puncak dari kegiatan malam itu bukan hanya pada sujud yang panjang, melainkan pada tangan yang terulur. Penyerahan santunan kepada anak-anak yatim menjadi pernyataan sikap bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel ingin keberkahan bulan suci dirasakan langsung oleh mereka yang selama ini berada di pinggiran perhatian publik.

Pemberian santunan ini menjadi simbol bahwa kebijakan publik di Sumatera Selatan tidak boleh kehilangan aspek empati. Dengan melibatkan langsung para pimpinan OPD, pesan yang ingin disampaikan jelas: bahwa kesejahteraan sosial adalah tanggung jawab kolektif, bukan sekadar tugas dinas sosial semata.

Melalui kolaborasi ibadah dan aksi sosial ini, Diskominfo Sumsel sedang mempraktikkan gaya kepemimpinan yang inklusif. Di bawah pengawalan Rika Efianti dan dukungan Dinas Perpustakaan, wajah birokrasi Sumsel malam itu tampak lebih hangat—sebuah cerminan bahwa profesionalisme kerja bisa berjalan beriringan dengan ketulusan berbagi di bulan penuh berkah. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version