Melalui momentum buka puasa bersama, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan peran krusial awak media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung transparansi publik di Bumi Sriwijaya.
PALEMBANG, NUSALY – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menjadi saksi bisu penguatan simpul sinergi antara aparat penegak hukum dan pilar keempat demokrasi. Kapolda Sumatera Selatan menggelar pertemuan hangat melalui agenda buka puasa bersama awak media se-Sumatera Selatan pada Jumat (27/2/2026), sebuah langkah yang bukan sekadar seremoni musiman, melainkan upaya konsolidasi kemitraan strategis.
Hadirnya Kapolda Sumsel yang didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol. Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, serta jajaran pejabat utama (PJU), menunjukkan sinyal kuat bahwa keterbukaan informasi menjadi prioritas dalam manajemen keamanan wilayah. Pertemuan ini menyatukan jurnalis dari berbagai platform—mulai dari media cetak, elektronik, hingga media digital—dalam satu meja diskusi yang cair dan harmonis.
Sebagai pejabat baru di pucuk pimpinan Polda Sumsel, Kapolda secara eksplisit menekankan urgensi komunikasi dua arah. Baginya, jurnalis bukan sekadar pelapor peristiwa, melainkan mitra strategis yang memiliki peran vital dalam menyaring informasi secara bertanggung jawab guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Tentu ada keinginan besar untuk menyapa dan membangun komunikasi yang hangat dengan seluruh insan pers. Keberhasilan tugas kepolisian tidak dapat dipisahkan dari dukungan media dalam menyampaikan narasi publik yang konstruktif,” ujar Kapolda Sumsel.
Media sebagai Akselerator Program Strategis
Dalam diskursus yang berkembang, Kapolda memberikan apresiasi tinggi atas peran pers yang selama ini telah menjadi jembatan informasi antara Polri dan masyarakat. Diseminasi mengenai capaian operasional maupun dinamika penegakan hukum di Sumatera Selatan yang tersampaikan hingga level nasional merupakan buah dari kerja sama edukatif dan informatif para jurnalis.
Lebih jauh, sinergi ini dipandang sebagai bagian integral dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden RI. Stabilitas keamanan daerah dan keharmonisan sosial di Sumatera Selatan hanya dapat diwujudkan apabila narasi yang berkembang di ruang publik terjaga integritasnya. Media memiliki peran krusial sebagai filter terhadap disinformasi yang berpotensi memicu kegaduhan kamtibmas.
Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat
Kemitraan yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada momentum Ramadhan. Kapolda menginginkan adanya keberlanjutan komunikasi yang inklusif untuk masa depan. Penguatan kemitraan ini bertujuan untuk membangun ekosistem informasi yang sehat, di mana Polri mendapatkan masukan kritis dari media, sementara pers mendapatkan akses informasi yang valid dan transparan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan pesan optimisme bahwa kolaborasi antara Polda Sumsel dan insan pers akan semakin solid. Ke depan, keterbukaan akses informasi dan penguatan ukhuwah antara kepolisian dan media diharapkan mampu menciptakan iklim sosial yang kondusif di Sumatera Selatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat melalui penyajian berita yang jernih dan berorientasi pada kepentingan publik.
(emen)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
