Marco Bezzecchi menghapus catatan sejarah milik Jorge Lorenzo dalam balapan penuh kontak fisik di COTA. Kemenangan kelima berturut-turut pabrikan Noale ini sekaligus menandai kian tenggelamnya dominasi Ducati di tangan “Si Manusia 104 Lap”.
AUSTIN, NUSALY – Aspal Circuit of the Americas (COTA) menjadi saksi bisu pergeseran peta kekuatan besar dalam jagat MotoGP, Senin (30/3/2026). Marco Bezzecchi (Aprilia Factory) tidak sekadar memenangi Grand Prix Amerika Serikat; ia menghancurkan rekor yang telah membeku selama 11 tahun milik legenda Jorge Lorenzo melalui sebuah performa yang nyaris tanpa cela.
Bezzecchi memulai balapan dari posisi start keempat. Posisi ini sebenarnya adalah “hukuman” penalti kualifikasi karena ia dianggap menghalangi laju Marc Marquez. Namun, hukuman itu justru menjadi pemantik agresi bagi pembalap Italia tersebut.
Sejak lampu start padam, Bezzecchi langsung terlibat kontak fisik keras dengan Pedro Acosta (KTM) di trek lurus belakang pada lap pertama. Meski benturan tersebut menyebabkan kerusakan komponen aerodinamis (aero damage) pada bagian belakang motor RS-GP miliknya, kecepatan Bezzecchi tetap tak terbendung.
Kemenangan ini menjadi penebusan sempurna atas kekecewaan Bezzecchi yang terjatuh di sesi Sprint sehari sebelumnya. Lebih dari sekadar podium utama, ia resmi melampaui rekor Jorge Lorenzo (2015) dengan memimpin 104 lap secara berturut-turut di kelas utama—satu lap lebih banyak dari catatan lama sang legenda asal Spanyol tersebut.
Siasat Ban Medium dan Nasib Sial Ogura
Berbeda dengan sesi Sprint yang penuh spekulasi, balapan utama sepanjang 20 lap ini diikuti oleh seluruh pembalap dengan pilihan ban yang seragam: kompon medium untuk depan dan belakang. Dengan strategi yang identik, balapan murni menjadi ajang adu ketahanan fisik dan ketajaman insting dalam menjaga usia ban hingga bendera finis berkibar.
Hingga lap ke-9, Bezzecchi terus memperlebar jarak dari kejaran Acosta, Jorge Martin, dan Fabio Di Giannantonio. Di belakang mereka, kejutan besar datang dari Ai Ogura (Trackhouse Aprilia).
Pembalap asal Jepang ini tampil luar biasa dengan menyalip Alex Marquez, lalu melakukan manuver sensasional terhadap Francesco Bagnaia di Tikungan 18 pada lap ke-11. Ogura bahkan merangsek ke posisi keempat setelah melewati Di Giannantonio di Tikungan 12.
Naas bagi Ogura, saat ia tengah bersiap menyerang Acosta untuk mengunci podium satu-dua-tiga bagi Aprilia, motornya mengalami kendala teknis pada lap ke-14. Masalah mekanis yang tampaknya terminal itu memaksa Ogura kehilangan banyak posisi dan akhirnya gagal finis, sebuah kerugian besar bagi tim Trackhouse di kandang sendiri.
Kebangkitan Marquez dan Merosotnya Bagnaia
Marc Marquez, penguasa COTA dengan tujuh kemenangan, harus menjalani balapan yang melelahkan. Akibat insiden menabrak Di Giannantonio di sesi Sprint, Marquez dijatuhi hukuman Long Lap Penalty yang membuatnya melorot ke urutan ke-11 di belakang Raul Fernandez. Meski sempat kesulitan melakukan penetrasi, Marquez perlahan menemukan ritmenya kembali.
Pada tiga lap terakhir, Marquez terlibat duel brutal melawan Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia untuk memperebutkan posisi kelima. Marquez memenangi pertempuran itu setelah menyalip Bagnaia dengan brilian, yang segera diikuti oleh Bastianini.
Kondisi kontras justru dialami Bagnaia; mantan juara dunia dua kali itu tampak kehilangan daya cengkeram ban secara drastis (faded) di fase penutup lomba, hingga terlempar ke posisi ke-10 di belakang Luca Marini.
Memasuki lap terakhir, Bezzecchi tetap tenang dengan keunggulan satu detik atas rekan setimnya, Jorge Martin, yang sebelumnya merebut posisi kedua dari Acosta di Tikungan 1 pada lap ke-14. Bezzecchi menyentuh garis finis sebagai pemenang, menegaskan dominasi kelima beruntun Aprilia di musim 2026.
Hasil ini membawa Bezzecchi kembali ke puncak klasemen sementara, memimpin satu poin atas Martin sebelum rombongan MotoGP bertolak ke Jerez, Spanyol, pada akhir April mendatang.
Hasil Balap MotoGP Amerika Serikat 2026:
- Marco Bezzecchi (Aprilia Factory) – 20 Lap
- Jorge Martin (Aprilia Factory)
- Pedro Acosta (Red Bull KTM)
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati)
- Marc Marquez (Ducati Lenovo)
- Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3)
- Alex Marquez (Gresini Ducati)
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia)
- Luca Marini (Honda HRC Castrol)
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo)
- Fermin Aldeguer (Gresini Ducati)
- Brad Binder (Red Bull KTM)
- Diogo Moreira (Pro Honda LCR)
- Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati)
- Toprak Razgatlioglu (Pramac Yamaha)
- Jack Miller (Pramac Yamaha)
- Fabio Quartararo (Monster Yamaha)
- Alex Rins (Monster Yamaha)
Gagal Finis (DNF):
- Johann Zarco (LCR Honda)
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia)
- Joan Mir (HRC Honda)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
