MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
OKUS Bersatu Maju Sejahtera

Matangkan Rencana Batalyon Pertanian di Buana Pemaca, Pemkab OKU Selatan Kawal Peninjauan Lahan

Matangkan Rencana Batalyon Pertanian di Buana Pemaca, Pemkab OKU Selatan Kawal Peninjauan Lahan
Pemkab OKU Selatan dampingi Kodam II/Sriwijaya matangkan lahan 100 hektare untuk Batalyon Pertanian di Buana Pemaca demi swasembada pangan. Dok. Diskominfo OKU Selatan

Lahan seluas 100 hektare di Desa Tunas Jaya diproyeksikan menjadi markas Yonif TP. Kehadiran satuan multifungsi ini bukan sekadar urusan pertahanan, melainkan strategi besar untuk memacu swasembada pangan dan denyut ekonomi di OKU Selatan.

MUARADUA, NUSALY – Integrasi antara kekuatan pertahanan dan ketahanan pangan nasional mulai menunjukkan kemajuan signifikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Selasa (28/4/2026), Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama jajaran Kodam II/Sriwijaya melakukan peninjauan mendalam di Desa Tunas Jaya, Kecamatan Buana Pemaca, lokasi yang disiapkan bagi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Langkah ini menjadi fase krusial bagi transformasi wilayah perkebunan menjadi pusat penguatan teritorial dengan dimensi ekonomi yang luas. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan, Joni Rafles, menekankan bahwa proyek strategis ini menuntut akurasi perencanaan yang ekstra sejak tahap administratif.

Joni mengakui bahwa rincian batas lahan dan aspek administrasi masih memerlukan penyelarasan lebih lanjut. Namun, ia menegaskan bahwa komitmen kolektif adalah kunci agar kehadiran batalyon ini benar-benar menjadi aset berharga bagi kemajuan daerah.

“Kita bicara soal kepentingan nasional yang diturunkan ke tingkat lokal. Perencanaan ini harus benar-benar matang agar kehadirannya nanti memberikan kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat sekitar,” tegas Joni Rafles saat berdiskusi di lokasi peninjauan.

Misi “Batalyon Pertanian” untuk Rakyat

Mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Asisten Logistik (Aslog) Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Kav Solikhin, memaparkan bahwa rencana pembangunan ini telah mendapat lampu hijau dari pimpinan TNI AD. Dengan luas lahan mencapai 100 hektare, Yonif TP di Buana Pemaca ini didesain sebagai satuan multifungsi yang nantinya dihuni oleh sekitar 1.000 personel prajurit.

Berbeda dengan satuan militer konvensional, Yonif TP mengemban misi sebagai “Batalyon Pertanian”. Struktur satuannya diperkuat oleh kompi-kompi spesialis: Kompi Pertanian untuk mendukung kedaulatan pangan, Kompi Konstruksi untuk percepatan infrastruktur daerah, serta Kompi Kesehatan yang siap melayani warga desa di sekitar markas.

“Ini adalah program strategis pusat yang diimplementasikan di berbagai daerah. Kehadiran seribu prajurit di satu titik secara otomatis akan memicu aktivitas ekonomi baru. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemkab OKU Selatan dalam mengawal koordinasi perencanaan ini,” ujar Solikhin.

Kolaborasi Lintas Sektoral

Peninjauan ini tidak dilakukan secara parsial. Jajaran kepala dinas dari Bapperida, Dinas PUPR, hingga Dinas Perkimtan turut hadir memberikan masukan teknis. Kehadiran mereka memastikan bahwa pembangunan markas militer ini akan selaras dengan tata ruang dan rencana pembangunan jangka panjang daerah.

Sinergi yang terbangun di Desa Tunas Jaya ini menjadi sinyal kuat bahwa OKU Selatan siap menjadi salah satu lumbung kekuatan teritorial baru yang adaptif. Di sini, pertahanan dan kesejahteraan rakyat bukan lagi dua hal yang terpisah, melainkan berjalan beriringan melalui sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version