MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kilas Daerah

Menembus Gempuran Digital, Baturaja Post dan KWRI OKU Raya Tegaskan Komitmen Kontrol Sosial

Menembus Gempuran Digital, Baturaja Post dan KWRI OKU Raya Tegaskan Komitmen Kontrol Sosial
Menembus usia 27 tahun di tengah disrupsi teknologi, Baturaja Post dan KWRI OKU Raya tegaskan komitmen menjaga fungsi kontrol sosial di daerah. Dok. Istimewa

Di tengah gelombang gugurnya media cetak lokal akibat disrupsi teknologi, konsistensi menjaga profesionalisme dan fungsi kritik dinilai menjadi kunci utama pertahanan pers daerah

BATURAJA, NUSALYEksistensi media massa lokal di tingkat hilir kini tengah menghadapi ujian daya tahan yang paling krusial sepanjang sejarah industri pers nasional.

Di tengah hantaman disrupsi teknologi informasi yang melaju cepat serta dominasi media sosial yang kerap mengabaikan akurasi, kemampuan media daerah untuk tetap berdiri tegak menjalankan fungsi kontrol sosial menjadi sebuah pencapaian yang patut diuji konsistensinya.

Sinyalemen mengenai pentingnya menjaga marwah jurnalisme kredibel tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Keluarga Wartawan Republik Indonesia (KWRI) OKU Raya ke-28 sekaligus HUT Baturaja Post ke-27.

Perayaan bersama dua pilar pers regional tersebut digelar secara khidmat di Kantor Baturaja Post, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sabtu (6/6/2026).

Momentum bertambahnya usia ini tidak lagi dipandang sekadar sebagai ritual seremonial potong tumpeng di ruang redaksi. Sebaliknya, bagi para pelaku industri pers di jajaran jurnalisme OKU Raya, capaian hampir tiga dekade ini menjadi refleksi atas beratnya perjuangan mempertahankan integritas usaha media di tengah perubahan perilaku pembaca yang kian terfragmentasi di ruang digital.

Menolak tunduk pada algoritma

Perjalanan menembus waktu selama 27 tahun bagi sebuah perusahaan media lokal di daerah bukanlah urusan yang mudah untuk dikelola. Manajemen dituntut untuk lincah beradaptasi dengan kecepatan penyebaran informasi tanpa harus mengorbankan kaidah dasar jurnalistik yang berlandaskan pada asas keberimbangan faktual.

Pimpinan Redaksi Baturaja Post, Zaidan Jauhari, melalui Sekretaris Redaksi Yunizir Djakfar, menegaskan bahwa kemampuan untuk terus bertahan dan berkembang hingga hari ini murni karena adanya ikatan kepercayaan yang kuat antara media dan masyarakat setempat.

Di saat ruang siber dipenuhi oleh informasi selintas yang belum teruji kebenarannya, pers daerah harus mampu memosisikan diri sebagai penjernih informasi (clearing house of information).

“Mengelola media massa di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat membutuhkan kerja keras, integritas, dan konsistensi. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme dengan menyajikan informasi yang kredibel, akurat, berimbang, dan bermanfaat,” ujar Yunizir saat menyampaikan pidato resminya di hadapan mitra kerja dan pejabat daerah.

Sekretaris Redaksi Baturaja Post Yunizir Djakfar. Dok. Istimewa

Jangkar kontrol sosial

Tantangan terbesar bagi pers daerah pasca-pandemi dan di era keterbukaan informasi ini adalah konsistensi dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan.

Keberadaan pers sebagai pilar keempat demokrasi kerap diuji oleh kepentingan pragmatis yang berpotensi melemahkan daya kritis ruang redaksi terhadap kebijakan publik yang merugikan rakyat.

Menyikapi dinamika tersebut, manajemen menegaskan bahwa independensi naskah dan keberanian melakukan kontrol sosial tetap menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar demi kelangsungan hidup media.

Dukungan moral dan doa dari seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, hingga sesama jurnalis menjadi modal utama untuk menjaga agar pena kritik tidak tumpul di hadapan kekuasaan.

“Perjalanan 27 tahun tentu bukan hal yang mudah. Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar Baturaja Post tetap dapat menjalankan fungsi sosial kontrol serta terus menghadirkan informasi yang terbaik bagi masyarakat OKU,” kata Yunizir menambahkan.

Sinergi membendung hoaks

Perayaan yang dilaksanakan bersama jajaran pengurus KWRI OKU Raya ini sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi untuk memperkuat jaringan sinergi antar-insan pers di wilayah Sumatera Selatan.

Kolaborasi taktis antar-organisasi wartawan dinilai mendesak untuk ditingkatkan guna menaikkan standar kompetensi wartawan di lapangan secara kolektif.

Penguatan ekosistem pers di tingkat kabupaten ini diharapkan mampu melahirkan produk jurnalisme yang tidak hanya cepat secara durasi tayang, melainkan juga berbobot secara substansi dan mampu mencerdaskan kehidupan publik.

Hanya dengan menjaga soliditas korps dan kualitas konten inilah, pers daerah di wilayah OKU Raya diyakini akan mampu membendung banjir hoaks sekaligus memenangi persaingan di belantara internet. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version