Langkah transformasi digital ini diarahkan untuk mengikis ego sektoral antarinstansi sekaligus menjamin hak masyarakat atas informasi yang transparan dan akuntabel
PALEMBANG, NUSALY – Keberadaan situs resmi pemerintah daerah sejatinya menjadi jembatan utama untuk mengalirkan informasi publik kepada masyarakat. Namun, dalam realitasnya, saluran digital ini sering kali berjalan sendiri-sendiri, terfragmentasi, dan membingungkan publik. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai merombak total tata kelola publikasi digital guna menghadirkan pelayanan informasi yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen perubahan ini mengemuka dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Tahun 2026. Acara tersebut diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Jumat (5/6/2026).
Dalam forum ilmiah birokrasi tersebut, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan H Tony Kurniawan, SS, MM, memaparkan sebuah rancangan strategis yang diberi nama Teras Publik. Proyek ini berfokus pada transformasi tata kelola penerapan website publikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Inovasi ini dirancang untuk meruntuhkan sekat-sekat informasi antarinstansi yang selama ini menghambat efisiensi diseminasi kebijakan daerah.
Mengikis ego sektoral lewat integrasi
Selama ini, tidak sedikit institusi publik yang terjebak dalam pola pikir pembuat kebijakan, bukan pengguna layanan. Dampaknya, setiap dinas berlomba-lomba membuat platform digital sendiri tanpa memikirkan kemudahan akses bagi warga negara. Hambatan psikologis dan teknis berupa ego sektoral inilah yang coba dipangkas melalui kehadiran Teras Publik.
Transformasi melalui Teras Publik ini secara mendasar akan mengubah tiga aspek krusial dalam tata kelola informasi daerah. Pertama, dari sisi aksesibilitas, sekat-sekat informasi yang selama ini membingungkan warga akibat situs antar-dinas yang terpisah akan dipangkas menjadi satu pintu masuk yang ramah pengguna.
Kedua, alur diseminasi kebijakan yang awalnya sangat bergantung pada kesiapan masing-masing instansi kini dilebur dalam satu standar mutu publikasi yang seragam dan dinamis. Pada akhirnya, asas keterbukaan informasi di Bumi Sriwijaya tidak lagi sekadar menjadi pemenuhan kewajiban administratif yang pasif, melainkan berubah menjadi ekosistem digital yang aktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menuntut realisasi di luar kertas kerja
Di tengah antusiasme inovasi birokrasi, tantangan terbesar kerap muncul pada tahap keberlanjutan. Banyak cetak biru perubahan yang berakhir menjadi dokumen usang setelah masa pelatihan kedinasan selesai. Fenomena inilah yang menjadi catatan kritis sekaligus dorongan moral dari pimpinan daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Drs H Edward Candra, yang bertindak sebagai mentor dalam kegiatan tersebut, memberikan dukungan penuh sekaligus mengunci komitmen implementasi proyek ini. Edward menegaskan bahwa kegunaan riil di masyarakat jauh lebih berharga daripada sekadar pemenuhan syarat kelulusan pelatihan kepemimpinan.
“Saya berharap proyek perubahan ini tidak hanya menjadi sebuah konsep, tetapi dapat diwujudkan secara nyata sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Edward Candra saat memberikan arahannya.
Melalui penegasan tersebut, seminar ini tidak lagi dipandang sebagai pemenuhan formalitas karier birokrasi semata. Momentum PKN Tingkat II ini diarahkan menjadi inkubator lahirnya para pemimpin pemerintahan yang inovatif, yang mampu menghadirkan solusi strategis demi mendongkrak kinerja organisasi publik.
Pada akhirnya, keberhasilan gagasan Teras Publik ini akan diuji oleh waktu dan kepuasan masyarakat selaku konsumen informasi. Ketika saluran komunikasi digital pemerintah provinsi mampu menyajikan data yang jujur, cepat, dan edukatif, di sanalah esensi dari pelayanan publik yang humanis dan berwibawa benar-benar mewujud di bumi Sriwijaya. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
