Sekretaris Daerah Muba Syafaruddin menginstruksikan tim medis dan ambulans untuk tidak meninggalkan posko sedetik pun selama arus mudik Lebaran 1447 H. Peninjauan di lintas timur dan tengah memastikan keamanan jutaan pemudik yang melintasi Bumi Serasan Sekate menjadi prioritas mutlak.
LAIS, NUSALY – Jalur lintas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai memasuki fase krusial menjelang puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Memastikan keamanan jutaan nyawa yang melintas, Pemerintah Kabupaten Muba melakukan audit kesiapan sarana dan personel di sejumlah posko terpadu pengamanan dan pelayanan, Selasa (17/3/2026).
Mewakili Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H., Sekretaris Daerah Muba Drs. Syafaruddin, M.Si., turun langsung menyisir kesiapan di Desa Epil, Kecamatan Lais, hingga wilayah Kecamatan Babat Supat. Peninjauan ini menjadi penanda bahwa otoritas daerah tidak ingin kecolongan dalam menangani kedaruratan medis maupun anomali lalu lintas yang kerap membayangi perjalanan jarak jauh.
Syafaruddin menegaskan, keberadaan posko ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, setiap pos harus menjadi benteng perlindungan dan pusat pelayanan yang nyata bagi para pemudik.
Dalam inspeksi mendalam tersebut, Sekda didampingi sejumlah pejabat strategis, di antaranya Plt Kepala Dinas Perhubungan Muba M. Hatta, Camat Lais Heru Kharisma, S.I.P., M.Si., Kapolsek Lais AKP Syawaludin, serta Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra. Hadir pula Kabid Komunikasi Publik Dinkominfo Muba Jerry Rinoldy, S.T., M.T., mewakili Kepala Dinas Daud Amri, S.H., bersama perwakilan dari Satpol PP dan Dinas PUPR Muba.
Instruksi Keras: Layanan Medis Tanpa Jeda
Di setiap titik yang dikunjungi, Syafaruddin memeriksa langsung kesiapan personel dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Satpol PP, hingga anggota Pramuka. Ia memastikan seluruh elemen telah bersiaga penuh dalam satu koordinasi terpadu.
“Alhamdulillah, setelah kita tinjau, personel di setiap pos sudah cukup dan lengkap. Semua unsur terlibat dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” ujar Syafaruddin usai mengecek kelengkapan fasilitas di lapangan.
Namun, ia memberikan catatan keras terkait aspek kesehatan. Syafaruddin menekankan bahwa keberadaan tenaga medis di posko bersifat wajib dan tidak boleh ada kekosongan jadwal, mengingat potensi kelelahan akut atau kondisi darurat yang mengancam pemudik selama perjalanan.
“Petugas harus benar-benar standby. Tim kesehatan harus diatur bergantian agar tidak ada kekosongan layanan. Ambulans juga harus selalu dalam kondisi siap bergerak,” tegasnya. Ia meminta masyarakat pemudik untuk tidak sungkan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mulai dari tempat istirahat hingga layanan pemeriksaan kesehatan.
Peta Jalur dan Mitigasi Pengamanan
Secara keseluruhan, Kabupaten Musi Banyuasin menyiagakan 13 pos mudik yang tersebar secara strategis. Sebaran ini meliputi Pos Lalu Lintas di koridor utama Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), Pos Pengamanan di pusat perkotaan serta akses menuju jalan tol, hingga Pos Pelayanan di titik-titik keramaian.
Kapolsek Lais AKP Syawaludin menjelaskan, kekuatan personel di setiap pos melibatkan minimal tujuh anggota Polri yang didukung penuh oleh tim gabungan. Hingga H-7 lebaran, arus lalu lintas di wilayah hukum Muba dilaporkan masih mengalir lancar tanpa ada penumpukan kendaraan yang berarti.
“Kondisi lalu lintas masih terkendali. Tidak ada kepadatan yang signifikan sejauh ini,” kata Syawaludin.
Selain penjagaan statis, jajaran Polres Muba juga mengintensifkan patroli rutin di jalur-jalur utama guna memastikan keamanan perjalanan dari potensi tindak kriminalitas. Di setiap posko, pemudik juga bisa mendapatkan informasi krusial mengenai lokasi kantong parkir, rest area, titik SPBU, hingga tempat ibadah terdekat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas yang mengorbankan waktu cuti bersama demi tugas negara, Syafaruddin turut menyerahkan bingkisan di setiap posko yang dikunjungi. Langkah ini menjadi simbol kehadiran pemerintah yang tetap bekerja di balik hiruk-pikuk perjalanan mudik masyarakat demi memastikan setiap orang sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman. (*/dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
