MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kamtibmas

Merespons Perampokan Bersenjata Api di Palembang Kapolda Sumsel Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan

Merespons Perampokan Bersenjata Api di Palembang Kapolda Sumsel Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho. Dok. Mattanews.co

Pucuk pimpinan kepolisian di Sumatera Selatan langsung bereaksi keras melihat nekatnya aksi penodongan pistol di pemukiman warga. Jajaran reserse diperintahkan bergerak di lapangan tanpa kompromi.

PALEMBANG, NUSALY – Genderang perang terhadap komplotan bandit jalanan kembali ditabuh di Kota Palembang. Munculnya aksi perampokan yang menggunakan senjata api secara telanjang di ruang publik membuat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengambil langkah cepat.

Ia memerintahkan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat polres hingga polsek, untuk berburu di lapangan dan menyapu bersih pelaku kejahatan yang meresahkan warga.

Langkah tegas ini keluar bukan tanpa alasan. Ketenangan warga di kawasan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, mendadak rontok pada Kamis (21/5/2026) dini hari.

Sebuah Warung Bakso Sidodadi di Jalan Srijaya Negara disatroni perampok tunggal berpistol tepat saat beberapa pemuda sedang asyik menonton laga final Europa League.

Aksi koboi itu terekam jelas oleh kamera CCTV dan langsung menjadi perbincangan hangat netizen. Pelaku yang mengendarai motor matik tanpa pelat nomor itu masuk dengan tenang, mengacungkan pistol perak, lalu mengancam akan menembak kepala pekerja warung.

Dalam situasi mencekam itu, dua unit ponsel amblas digasak pelaku saat korban memilih lari menyelamatkan nyawa ke lantai dua.

Menyikapi horor nyata di lapangan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran sedikit pun bagi pelaku kriminalitas jalanan. Pola patroli malam yang selama ini berjalan kini dievaluasi total guna mempersempit ruang gerak pelaku bersenjata.

Sandi Nugroho meminta jajaran reserse kriminal untuk tidak ragu mengambil tindakan hukum paling keras di lapangan jika komplotan ini kembali nekat beraksi.

“Kalau masih ada yang merajalela dan melakukan pencurian dengan kekerasan yang bikin masyarakat resah, pasti kami sikat dan tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Kapolda saat memberikan keterangan resmi di Palembang, Jumat (22/5/2026).

Kewaspadaan di tingkat bawah

Di luar instruksi pemburuan fisik pelaku, jenderal bintang dua itu juga mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Menurut dia, menjaga ketertiban kota tidak bisa hanya mengandalkan polisi yang berpatroli, melainkan harus dibantu oleh kepekaan warga dalam mengawasi lingkungan sekitar.

Apalagi dari jejak digitalnya, pelaku bersenjata api ini disinyalir sempat mencoba membegal warga di kawasan Irigasi Alang-Alang Lebar pada malam yang sama, namun gagal.

Sinyal pergerakan pelaku yang acak ini menuntut para pemilik usaha malam dan ketua RT untuk lebih waspada, terutama saat menutup tempat usaha pada jam-jam rawan menjelang subuh.

Sejauh ini, pihak Polda Sumsel melihat situasi keamanan di Bumi Sriwijaya secara umum sebenarnya masih berada dalam koridor yang kondusif. Namun, kasus penodongan di warung bakso ini tetap disikapi sebagai alarm penting bagi intelijen kepolisian.

Kini, bola panas berada di tangan tim buser Polrestabes Palembang. Hasil olah TKP, rekaman rekaman kamera pengawas, dan kesaksian korban Reza Aditya (22) menjadi modal utama polisi untuk melacak identitas sang koboi jalanan.

Penangkapan pelaku dalam waktu singkat menjadi pertaruhan penting bagi kepolisian setempat untuk membuktikan kepada netizen bahwa jalanan Kota Palembang tetap aman dan ramah bagi aktivitas publik. (dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version