MotoGP

Kembalinya Marc Marquez dan Sinyal Kebangkitan Mesin V4 Yamaha di Sepang

Tes resmi MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang menjadi panggung kembalinya juara dunia Marc Marquez setelah pulih dari cedera. Hari pertama pengujian juga menandai debut kompetitif mesin V4 baru Yamaha yang mulai mengancam dominasi Ducati.

Kembalinya Marc Marquez dan Sinyal Kebangkitan Mesin V4 Yamaha di Sepang
Marc Marquez, 2026 Sepang MotoGP Test (Dok. crash.net/Gold&Goose).

SEPANG, NUSALY – Deru mesin prototipe kembali memecah kesunyian Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (3/2/2026). Perhatian utama tertuju pada garasi Ducati Lenovo, di mana juara dunia bertahan Marc Marquez melakukan debut resminya sejak cedera bahu di Mandalika pada Oktober 2024 lalu.

Setelah absen selama empat bulan dari lintasan kompetitif, Marquez menunjukkan bahwa insting balapnya tidak memudar. Meski mengawali pagi dengan perlahan, pembalap asal Spanyol itu berhasil menutup hari pertama tes pramusim resmi 2026 sebagai yang tercepat. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 57,018 detik pada putaran ke-18 dari total 24 lap yang dilahapnya.

Kembalinya Marquez menjadi angin segar bagi Ducati, mengingat pembalap bintang lainnya, Jorge Martin (Juara Dunia 2024), terpaksa absen karena masih dalam masa pemulihan pascaoperasi pergelangan tangan dan tulang selangka.

Evolusi V4 Yamaha

Salah satu sorotan teknis paling menarik di Sepang adalah performa mesin V4 baru Yamaha. Setelah bertahun-tahun setia dengan konfigurasi inline-four, pabrikan Iwata mulai menunjukkan hasil dari revolusi mesin mereka. Jack Miller, yang kini memperkuat Pramac Yamaha, sempat memimpin tabel waktu di sesi pagi sebelum akhirnya menutup hari di posisi ke-14.

Meski posisi akhir Miller tidak berada di tiga besar, catatan waktu yang konsisten di kisaran 1 menit 58 detik menunjukkan bahwa Yamaha mulai menemukan kecepatan puncak (top speed) yang kompetitif tanpa kehilangan kelincahan di tikungan. Namun, tantangan besar bagi Yamaha tetap pada daya tahan dan kemampuan bersaing saat pabrikan lain mulai menggunakan ban lunak (soft tires) di hari-hari berikutnya.

Dinamika Tim Satelit dan Debutan

Persaingan di hari pertama juga diwarnai oleh performa impresif tim satelit Ducati. Fabio Di Giannantonio dari Pertamina VR46 menguntit di posisi kedua, hanya terpaut 0,256 detik dari Marquez. Sementara itu, pembalap baru Aprilia, Marco Bezzecchi, sempat mencuri perhatian dengan memuncaki sesi pertama sebelum akhirnya mengalami masalah teknis pada RS-GP26 miliknya di Tikungan 9.

Kejutan juga datang dari barisan rookie. Diogo Moreira (LCR Honda) sempat membuat kejutan dengan menempati posisi puncak di pertengahan sesi pertama dengan waktu 1 menit 58,829 detik, sebelum akhirnya terjatuh di Tikungan 5. Moreira menutup hari pertama di posisi ke-19, namun performanya menjadi sinyal positif bagi pengembangan RC213V milik Honda.

Hasil Tes Hari Pertama (Top 10):

PosPembalapTim (Motor)WaktuSelisih
1Marc MarquezDucati Lenovo (GP26)1:57.018
2Fabio Di GiannantonioVR46 Ducati (GP26)1:57.274+0.256
3Maverick ViñalesTech3 KTM (RC16)1:57.295+0.277
4Marco BezzecchiAprilia Racing (RS-GP)1:57.524+0.506
5Luca MariniHonda HRC (RC213V)1:57.569+0.551
6Joan MirHonda HRC (RC213V)1:57.693+0.675
7Francesco BagnaiaDucati Lenovo (GP26)1:57.720+0.702
8Fabio QuartararoMonster Yamaha (YZR-M1)1:57.869+0.851
9Franco MorbidelliVR46 Ducati (GP25)1:58.068+1.050
10Johann ZarcoLCR Honda (RC213V)1:58.140+1.122

Analisis Strategi Ban

Banyak tim papan atas, termasuk Francesco “Pecco” Bagnaia, tampak tidak terburu-buru mengejar waktu tercepat. Bagnaia mengakhiri hari di posisi ke-7 setelah melakukan pengujian intensif pada sasis baru GP26. Laporan dari paddock menyebutkan bahwa beberapa pembalap memilih menyimpan jatah ban lunak mereka untuk hari kedua dan ketiga, saat kondisi lintasan Sepang diprediksi akan lebih optimal.

Satu insiden penting menimpa Fabio Quartararo (Yamaha) yang mengalami kecelakaan di Tikungan 5 saat sesi baru berjalan delapan putaran. Meski sempat terhenti, “El Diablo” mampu kembali ke lintasan pada sore hari untuk melanjutkan pengembangan aerodinamika YZR-M1 2026.

Tes pramusim di Sepang masih akan berlanjut hingga Kamis mendatang. Fokus para insinyur kini beralih pada pengujian swingarm baru, konfigurasi elektronik, dan solusi aerodinamika terbaru guna memastikan paket motor terbaik sebelum musim kompetisi resmi bergulir.

(dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version