MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Hukum & Peradilan

Pegawai Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas, Luka di Leher Perkuat Dugaan Pembunuhan

Pegawai Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas, Luka di Leher Perkuat Dugaan Pembunuhan
Pegawai Bawaslu OKU Selatan ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Rabu (25/3/2026). Dok. Istimewa

Warga Perumahan Bukit Berlian dikejutkan penemuan jasad wanita bersimbah darah di dalam rumah. Korban adalah Maria, staf Bawaslu OKU Selatan yang tinggal sendirian di kawasan itu.

MUARADUA, NUSALY – Kecurigaan warga di Perumahan Bukit Berlian, Jalan Pemkab OKU Selatan, berakhir dengan temuan mengerikan pada Rabu (25/3/2026). Maria, perempuan yang dikenal sebagai pegawai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri. Kondisinya sangat mengenaskan, bersimbah darah di lantai kamar.

Sudah beberapa hari Maria tak menampakkan batang hidungnya. Rumahnya di blok perumahan itu tampak mati suri. Pintu terkunci rapat, tak ada suara televisi atau aktivitas memasak seperti biasanya. Tetangga yang mulai merasa ada yang tidak beres mencoba memanggil, namun tetap tak ada sahutan dari balik dinding rumah yang sunyi itu.

Karena curiga, warga akhirnya sepakat mencongkel jendela kamar. Begitu daun jendela terbuka, aroma tak sedap langsung menyengat. Di bawah cahaya remang, tubuh Maria terlihat kaku di lantai dengan genangan darah yang sudah mengering. Kabar penemuan mayat ini seketika menyebar dan membuat geger penghuni kompleks.

Luka di leher

Polisi yang tiba di lokasi langsung memasang garis kuning. Tim Inafis dari Polres OKU Selatan bergerak cepat masuk ke dalam rumah untuk mencari petunjuk. Dari pemeriksaan kasat mata, petugas menemukan luka lebar di bagian leher korban. Luka ini diduga kuat berasal dari senjata tajam yang sengaja disasarkan ke area vital.

Melihat kondisi TKP dan luka pada tubuh korban, polisi menduga Maria tewas karena kekerasan berat. Sejauh ini, tim gabungan masih menyisir setiap sudut ruangan untuk melihat apakah ada barang berharga yang hilang atau tanda-tanda perlawanan dari korban sebelum nyawanya dihabisi.

Maria memang tinggal sendirian di rumah tersebut. Kondisi rumah yang sepi dan jauh dari keramaian jalan utama diduga membuat pelaku leluasa melancarkan aksinya tanpa terendus warga sekitar. “Masih kita selidiki, semua kemungkinan motif kita dalami, mulai dari perampokan sampai urusan personal,” ujar salah satu personel polisi di lokasi.

Mencari jejak pelaku

Jasad Maria sudah dibawa ke rumah sakit untuk proses otopsi. Dokter forensik akan menentukan kapan tepatnya nyawa Maria direnggut dan senjata apa yang digunakan pelaku. Hasil otopsi ini akan jadi kunci polisi untuk mempersempit ruang gerak siapa pun yang terakhir kali terlihat bersama korban.

Hingga Rabu sore, garis polisi masih melintang di depan rumah Maria. Warga sekitar tampak masih berkerumun di kejauhan, bicarakan sosok Maria yang selama ini dikenal pendiam. Polisi pun meminta warga tidak menyebar foto kondisi korban yang mengenaskan itu ke media sosial agar tidak meresahkan publik.

Penyidik kini mulai memintai keterangan saksi-saksi, termasuk rekan kerja korban di kantor Bawaslu OKU Selatan. Polisi juga kabarnya tengah mencari keberadaan rekaman CCTV dari rumah-rumah tetangga yang mungkin merekam sosok mencurigakan yang bertamu ke rumah Maria sebelum pintu rumah itu terkunci untuk selamanya. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version