MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
OKUS Bersatu Maju Sejahtera

Pesan Iklim Lewat Goresan Cantik Mural Pemuda Ogan Komering Ulu Selatan

Pesan Iklim Lewat Goresan Cantik Mural Pemuda Ogan Komering Ulu Selatan
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan memanfaatkan seni mural hasil karya pemuda daerah sebagai media edukasi publik menghadapi perubahan iklim global. Dok. Diskominfo OKU Selatan

Medium seni dinding menjadi sarana edukasi publik yang efektif untuk membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global

MUARADUA, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, memanfaatkan ekspresi visual generasi muda sebagai ruang kampanye pelestarian alam yang kreatif.

Melalui medium seni mural, pesan-pesan krusial mengenai pencegahan dampak perubahan iklim global digaungkan secara terbuka di ruang publik agar lebih mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini tecermin dalam acara penyerahan penghargaan Lomba Mural yang digelar untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Muaradua, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema besar “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” tersebut menjadi wadah berkumpulnya jajaran otoritas daerah, pegiat komunitas, seniman muda, dan warga sekitar yang ingin menyaksikan langsung karya seni yang sarat dengan pesan edukasi lingkungan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah OKU Selatan Zulfakar Dani yang hadir mewakili pemerintah daerah menyampaikan bahwa mural bukan lagi sekadar dekorasi estetika kota. Seni dinding ini telah bertransformasi menjadi media komunikasi massa yang kuat untuk menyentuh nurani publik.

“Lomba mural ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga media edukasi dan kampanye lingkungan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kita berharap gerakan ini mampu menggugah generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan,” ujar Zulfakar Dani dalam sambutannya.

Menggugah aksi nyata lewat seni

Tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” yang diangkat dalam peringatan tahun ini menjadi sebuah seruan moral bagi semua elemen di OKU Selatan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim bukan lagi sebuah ancaman abstrak di masa depan, melainkan realitas yang membutuhkan tindakan nyata hari ini.

Melalui goresan cat dan warna di atas dinding, para peserta mencoba menerjemahkan isu-isu kompleks seperti pemanasan global, konservasi hutan, dan perlindungan ekosistem ke dalam bahasa visual yang membumi.

Pendekatan sosiologis melalui kesenian ini diharapkan mampu melahirkan empati kolektif, sehingga warga tergerak melakukan tindakan penyelamatan lingkungan dari hal-hal paling sederhana di lingkungan domestik mereka sendiri.

Pemerintah daerah berharap esensi dari kegiatan ini mampu meluas di luar batas kompetisi. Nilai-nilai kepedulian yang tertuang dalam karya-karya seni tersebut diharapkan terus tumbuh dan mengakar menjadi sebuah gerakan kultural bersama demi menjamin bumi yang sehat bagi generasi mendatang.

Apresiasi kreativitas seniman antardaerah

Kompetisi kreatif ini berhasil menarik minat para seniman berbakat dari berbagai wilayah, termasuk peserta dari luar kabupaten seperti Baturaja, yang berkolaborasi dengan talenta lokal dari wilayah Buay Pemaca dan Muaradua. Seleksi yang ketat melahirkan sejumlah pemenang yang dinilai sukses menyelaraskan keindahan teknik seni dengan kedalaman pesan lingkungan.

Berdasarkan keputusan panitia pelaksana, berikut adalah daftar peraih penghargaan Lomba Mural Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026:

PeringkatNama Tim / PesertaAsal Daerah
Juara ITC Tim (Alten dan Refi Novianza)Baturaja
Juara IIBahteraBaturaja
Juara IIIKarnawiBuay Pemaca, Muaradua
Favorit IMore.inkBaturaja
Favorit IIYency Tim (Auliya G. Yency, Naila A. Yency, Jasica N. Yency)Griya 1, Muaradua

Para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan keandalan mereka dalam menyuarakan isu-isu kemanusiaan dan keanekaragaman hayati melalui karya seni yang inspiratif.

Penguatan kolaborasi lintas sektor

Keberhasilan penyelenggaraan agenda ini juga ditopang oleh kuatnya sinergi kelembagaan di lingkungan Pemkab OKU Selatan serta dukungan organisasi profesi dan komunitas pemuda. Hadirnya para pemangku kebijakan lintas sektoral menunjukkan bahwa isu lingkungan hidup telah ditempatkan sebagai program prioritas yang terintegrasi di daerah.

Rangkaian seremonial ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Perikanan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Dukungan publik juga diperkuat oleh kehadiran Ketua Komunitas Atlas dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan.

Kehadiran jajaran kepala dinas ini memastikan bahwa pesan-pesan perubahan iklim yang disuarakan oleh para seniman lewat mural akan dikonversikan menjadi kebijakan strategis di instansi masing-masing, mulai dari sektor edukasi di sekolah-sekolah hingga tata ruang transportasi yang ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi erat antara birokrasi, komunitas pemuda, dan media massa, Kabupaten OKU Selatan optimistis dapat mewujudkan ruang hidup yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi dinamika iklim global. Semangat kebersamaan ini dirangkum dalam satu komitmen akhir: Saatnya bekerja untuk iklim, bersama menjaga bumi untuk masa depan yang lebih baik. (andi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version