Di tengah kekhusyukan Ramadan 1447 H, PT Pusri Palembang kembali mempertebal ikatan sosial dengan masyarakat sekitar pabrik. Lewat pembagian puluhan ribu paket pangan, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) ini mencoba memastikan dapur warga di delapan kelurahan tetap mengepul di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang kian fluktuatif.
PALEMBANG, NUSALY – Ramadan di tepian Sungai Musi kali ini terasa lebih teduh bagi ribuan keluarga yang tinggal di bayang-bayang cerobong pabrik PT Pusri Palembang. Perusahaan plat merah ini kembali turun ke jalan, mengetuk pintu-pintu warga di wilayah Ring 1 untuk menyalurkan 28.000 paket bahan pangan gratis. Langkah ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan upaya menjaga denyut nadi sosial agar tetap stabil.
Aksi pembagian bantuan ini dilakukan secara maraton sejak 25 Februari hingga 9 Maret 2026. Pusri tampaknya sadar betul bahwa menjelang Idul Fitri, beban ekonomi rumah tangga biasanya melonjak tajam. Kehadiran paket beras dan minyak goreng di tangan warga menjadi penawar bagi kecemasan ekonomi yang sering kali membayangi setiap bulan suci tiba.
Sebaran Wilayah
Ada delapan kelurahan yang menjadi fokus utama dalam aksi sosial tahun ini. Mulai dari I Ilir, II Ilir, hingga III Ilir. Jalur distribusi kemudian menyisir kawasan Sungai Buah, Sungai Selayur, hingga ke ujung timur Palembang di Sungai Selincah dan Sungai Lais. Warga di kawasan Kalidoni, termasuk mereka yang bermukim di Kampung Sehati, juga tak luput dari jangkauan bantuan ini.
Pilihan wilayah ini bukan tanpa alasan teknis. Mereka adalah tetangga paling dekat yang bersentuhan langsung dengan dinamika operasional perusahaan setiap hari. Pusri menempatkan mereka sebagai prioritas karena keharmonisan hubungan dengan warga di delapan kelurahan ini adalah aset non-finansial yang tidak bisa dinilai dengan angka. Memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi adalah bagian dari menjaga marwah perusahaan sebagai bagian dari komunitas lokal.
Setiap paket bantuan berisi 5 kg beras premium dan 1 liter minyak goreng. Bagi sebagian orang mungkin ini terlihat sederhana, namun bagi mereka yang sedang berjuang melawan kenaikan harga pangan di pasar, paket ini adalah bentuk perlindungan sosial yang sangat nyata dan bisa langsung dirasakan dampaknya di meja makan.
Fondasi Silaturahmi
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, menegaskan bahwa ini adalah komitmen jangka panjang. Agenda ini adalah cara perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Baginya, warga di wilayah Ring 1 bukan sekadar penonton di luar pagar pabrik, melainkan bagian krusial dalam sejarah panjang perjalanan Pusri sebagai produsen pupuk nasional.
“Momentum Ramadan adalah waktu terbaik bagi kami untuk mempererat silaturahmi. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan di hati warga sekitar,” ungkap Rustam. Pesan yang ingin disampaikan jelas: keberlanjutan operasional pabrik sangat bergantung pada restu dan ketenangan hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya.
Kepedulian Sosial
Langkah yang diambil Pusri ini diharapkan menjadi pemacu bagi korporasi lain di Sumatera Selatan. Di era industri modern, keberhasilan perusahaan tidak lagi cuma diukur dari angka laba di laporan keuangan, tapi dari seberapa besar manfaat yang “bocor” keluar pagar perusahaan untuk dinikmati warga. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus dirawat oleh Pusri.
Dengan selesainya distribusi paket pada hari ini, Pusri berharap semangat berbagi ini terus bergulir. Di bawah langit Palembang yang mulai meredup menjelang waktu berbuka, ribuan paket pangan tersebut telah sampai ke tujuannya. Ini adalah bukti bahwa di tengah deru mesin industri, sisi kemanusiaan tetap punya ruang untuk tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi Bumi Sriwijaya. (suherman)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
