MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Palembang Berdaya

Ratu Dewa Buka Pintu Rumah Dinas dan Instruksikan Layanan Kota Tetap Siaga

Ratu Dewa Buka Pintu Rumah Dinas dan Instruksikan Layanan Kota Tetap Siaga
Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan rumah dinas di kawasan Kambang Iwak akan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat pada hari pertama dan kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. Dok. Ist

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi ruang serap aspirasi bagi warga melalui agenda open house selama dua hari di Kambang Iwak. Di sisi lain, jajaran dinas teknis diinstruksikan tetap beroperasi penuh guna menjamin keamanan, kebersihan, dan kenyamanan Palembang di tengah lonjakan pemudik.

PALEMBANG, NUSALY – Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan rumah dinas di kawasan Kambang Iwak akan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat pada hari pertama dan kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. Agenda tahunan ini kini bertransformasi melampaui sekadar seremoni keagamaan, yakni menjadi saluran komunikasi politik dua arah yang cair antara warga dan pimpinan daerah di tengah dinamika pembangunan kota yang kian kompleks.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, open house diselenggarakan di Rumah Dinas Kambang Iwak pada hari Sabtu dan Minggu. Ini bukan sekadar ajang bertemu, tapi kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung masukan dari warga. Kami akan tampung setiap keluhan dan aspirasi demi kemajuan Kota Palembang ke depan,” ujar Ratu Dewa, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini dijadwalkan mulai berlangsung usai Wali Kota beserta keluarga menunaikan ibadah salat Id di Masjid Agung Palembang. Selain menerima warga umum, tokoh masyarakat, dan pejabat daerah, Ratu Dewa direncanakan akan melakukan kunjungan balasan atau silaturahmi ke Griya Agung serta kediaman sejumlah tokoh penting di Sumatera Selatan yang selama ini menjadi pilar stabilitas sosial di Kota Pempek.

Siaga Layanan

Namun, di balik kehangatan silaturahmi di meja makan rumah dinas, aspek manajerial kota tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. Ratu Dewa mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh pejabat Pemerintah Kota Palembang agar tetap siaga dan aktif memantau kondisi lapangan selama libur Lebaran 2026. Penekanan ini krusial mengingat Palembang sering kali mengalami titik jenuh aktivitas publik saat ribuan pemudik tiba secara serentak.

Ratu Dewa menegaskan bahwa status libur nasional tidak boleh menjadi pembenaran atas lumpuhnya pelayanan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diperintahkan bertindak tegas namun tetap humanis dalam menjaga ketertiban umum. Fokus utamanya adalah menekan gangguan yang sering kali meresahkan pengunjung di titik-titik keramaian, mulai dari aksi pengamen yang memaksa hingga praktik tato liar yang kerap muncul dan memicu kegaduhan di area publik saat musim libur panjang.

Bagi Ratu Dewa, kenyamanan warga adalah indikator utama keberhasilan pemkot dalam mengelola momentum hari raya. Oleh karena itu, koordinasi di bawah Sekretaris Daerah (Sekda) dan para Asisten akan diperketat melalui mekanisme monitoring intensif yang terhubung secara digital maupun fisik di posko-posko terpadu.

Mitigasi Infrastruktur

Sektor transportasi dan infrastruktur jalan juga menjadi sorotan tajam dalam instruksi tersebut. Dinas Perhubungan diminta tidak hanya terjebak pada pengaturan arus lalu lintas di pusat perbelanjaan yang biasanya macet total, tetapi juga wajib memastikan patroli Lampu Jalan (PJU) berjalan optimal. PJU yang padam di titik rawan dinilai dapat memicu potensi kriminalitas jalanan yang membayangi pemudik.

“Palembang sedang ramai, kehadiran petugas di lapangan dan terangnya lampu jalan adalah jaminan keamanan minimum yang harus kita berikan. Saya tidak ingin ada laporan pelayanan publik terhenti hanya karena alasan petugas sedang libur Idul Fitri,” tegas Ratu Dewa.

Selain itu, tantangan terbesar Palembang saat Lebaran biasanya terletak pada lonjakan volume sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Menanggapi potensi ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) diwajibkan melakukan monitoring ketat pada TPS dan area-area perbatasan kota secara berkala. Ratu Dewa ingin memastikan bahwa estetika kota tetap terjaga dan tidak ada tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan maupun kesehatan lingkungan di hari kemenangan.

Tradisi Ziarah

Memasuki hari ketiga Lebaran, Ratu Dewa direncanakan akan pulang kampung atau mudik ke kampung halamannya di Dusun Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Agenda di dusun ini merupakan rutinitas pribadi untuk berziarah ke makam orang tua serta saudara, sekaligus menjadi cara bagi sang wali kota untuk kembali ke akar sosiologisnya di pedesaan Sumatera Selatan.

Meski secara fisik berada di luar daerah pada hari ketiga, mekanisme kontrol manajerial kota dipastikan tidak akan kendor sedikit pun. Melalui sistem koordinasi yang telah diinstruksikan, setiap potensi gangguan keamanan maupun hambatan pelayanan publik akan tetap ditindaklanjuti secara cepat oleh tim URC (Unit Reaksi Cepat) masing-masing dinas.

Tahun ketiga kepemimpinan Ratu Dewa ini seolah menjadi ajang pembuktian bahwa birokrasi Palembang mampu tetap bekerja prima di saat sebagian besar warga menikmati jeda panjang. Bagi para pelanggan premium yang mencari kedalaman makna di balik kebijakan ini, langkah Wali Kota adalah upaya menjaga keseimbangan antara martabat tradisi silaturahmi dan integritas profesi sebagai pelayan publik yang akuntabel di mata masyarakat. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version