MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Muba Maju Lebih Cepat

Revitalisasi Jembatan Lalan: Pemkab Muba Ambil Opsi Tutup Total Demi Keamanan

Revitalisasi Jembatan Lalan: Pemkab Muba Ambil Opsi Tutup Total Demi Keamanan
Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H saat pimpin Rapat Percepatan Proses Fisik Kegiatan Revitalisasi Jembatan Lalan, Rabu (29/4/2026) di Ruang Rapat Serasan Sekate. Dok. Diskominfo Muba

Penutupan Jembatan Lalan selama satu bulan menjadi langkah berani Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk mempercepat perbaikan fisik. Bupati Muba Toha Tohet menegaskan langkah ini murni demi keselamatan warga dan efisiensi pengerjaan kontraktor.

SEKAYU, NUSALY – Infrastruktur vital di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, segera memasuki fase perbaikan besar. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) secara resmi memutuskan untuk menutup total akses Jembatan Lalan selama kurang lebih satu bulan guna memberikan ruang bagi percepatan proses revitalisasi fisik jembatan tersebut.

Keputusan krusial ini diambil dalam Rapat Percepatan Proses Fisik Kegiatan Revitalisasi Jembatan Lalan yang dipimpin langsung oleh Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu (29/4/2026). Langkah penutupan sementara ini dinilai sebagai opsi paling rasional agar pengerjaan konstruksi tidak terganggu oleh lalu lintas kendaraan yang dapat memicu risiko keamanan dan memperlama durasi proyek.

“Pilih cepat selesai atau lama tersendat. Jika tetap dibuka, pengerjaan akan lambat dan risiko keamanan tinggi. Penutupan selama satu bulan ini adalah solusi terbaik agar revitalisasi bisa dilakukan secara maksimal,” tegas Toha Tohet.

Akurasi Teknis dan Komitmen

Bupati Muba menjamin bahwa kebijakan ini tidak didasari oleh niat untuk menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, percepatan ini bertujuan agar jembatan yang menjadi nadi transportasi warga Lalan tersebut dapat segera digunakan kembali dalam kondisi yang benar-benar kokoh dan aman.

Perwakilan kontraktor pelaksana, Bagus, menjelaskan bahwa penutupan total sangat dibutuhkan saat memasuki tahap krusial, yakni pemancangan steel pipe pile shoring. Tahapan ini membutuhkan ruang manuver alat berat dan kestabilan struktur yang tidak memungkinkan jika dibarengi dengan beban lalu lintas.

“Kami berkomitmen melakukan upaya maksimal dalam percepatan fisik ini. Kami paham betul jembatan ini sangat dinantikan warga. Target kami, seluruh rangkaian pengerjaan besar ini akan rampung pada Desember 2027 dengan standar kualitas yang tinggi,” jelas Bagus.

Meski akses utama ditutup, Pemkab Muba bersama instansi terkait tengah mengkaji jalur alternatif dan skema penyeberangan sementara guna meminimalisir dampak sosial bagi warga. Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Bumi Serasan Sekate kini mengedepankan prinsip transparansi dan keselamatan publik di atas segalanya. (***)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version