MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
MotoGP

Sejarah di Balaton Park saat Marc Marquez Meraih Kemenangan Ke-100 Tengah Drama Karambol

Sejarah di Balaton Park saat Marc Marquez Meraih Kemenangan Ke-100 Tengah Drama Karambol
Marc Marquez cetak kemenangan ke-100 dalam kariernya di MotoGP Hongaria 2026. Balapan diwarnai insiden karambol massal di tikungan pertama. Dok. Motogp.com

Marc Marquez memperpanjang rekor tak terkalahkan di Hongaria setelah selamat dari kecelakaan massal di tikungan pertama yang melumat barisan pembalap papan atas

BUDAPEST, NUSALY – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengukir sejarah baru dalam karier balap profesionalnya dengan mencetak kemenangan Grand Prix ke-100 yang legendaris di Sirkuit Balaton Park.

Dalam balapan MotoGP Hongaria 2026 yang berlangsung penuh drama sepanjang 26 putaran pada Minggu (7/6/2026), Marquez berhasil mengonversi posisi start terdepan (pole position) menjadi podium tertinggi pertamanya di musim ini.

Keberhasilan Marquez merengkuh angka keramat 100 kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.

Kondisi cuaca terik dengan suhu permukaan lintasan yang menembus 47 derajat celsius memaksa sebagian besar pembalap, termasuk Marquez, melakukan keputusan krusial di menit-menit terakhir sebelum start untuk mengganti ban belakang soft menjadi komponen medium.

Langkah taktis ini terbukti menjadi kunci daya tahan di paruh kedua balapan.

Ketegangan balapan langsung memuncak tepat beberapa detik setelah lampu start padam. Tikungan pertama Balaton Park seketika berubah menjadi area destruksi massal saat kecelakaan karambol hebat terjadi di barisan depan.

Insiden benturan berantai yang diduga dipicu oleh agresivitas Jorge Martin langsung menyeret jatuh sejumlah pembalap unggulan, termasuk pemimpin klasemen Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, dan Raul Fernandez.

Meskipun puing-puing motor berserakan di lintasan, pengawas balapan memutuskan tidak mengibarkan bendera merah.

Duel sengit strategi ban

Selamat dari petaka di tikungan pertama, Marc Marquez langsung terlibat dalam pertarungan sengit memperebutkan posisi terdepan dengan pembalap muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta.

Berbeda dengan Marquez, Acosta menjadi satu-satunya pembalap di barisan depan yang berspekulasi mempertahankan pilihan ban belakang soft.

Memasuki putaran pertama, Acosta melakukan manuver berani di tikungan kelima untuk merebut pimpinan lomba dari tangan Marquez.

Keunggulan traksi ban soft membuat pembalap muda Spanyol itu sempat memperlebar jarak hingga lebih dari 1,5 detik di depan Marquez pada paruh pertama balapan.

Sementara itu, Francesco Bagnaia yang diuntungkan oleh kekacauan di awal laga mengamankan posisi ketiga tanpa tekanan berarti dari belakang.

Namun, menginjak paruh kedua balapan, keunggulan ban belakang milik Acosta mulai habis. Memasuki lap ke-12, Marquez yang memiliki keunggulan daya cengkeram ban medium mulai memangkas jarak hingga berada dalam jarak serang.

Duel sengit antarpembalap Spanyol ini pecah di lap ke-13, di mana keduanya saling melakukan aksi saling salip yang agresif di tikungan ke-9, ke-11, hingga sektor sirkuit bagian dalam.

Kematangan mental Marquez akhirnya berbicara pada putaran ke-14. Lewat manuver bersih di tikungan kesembilan, Marquez berhasil menutup ruang gerak Acosta untuk merebut kembali posisi terdepan.

Begitu mendapatkan ruang bebas, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut langsung melesat dan memperlebar jarak hingga lebih dari 2,5 detik di akhir balapan.

Dominasi mutlak di tanah hongaria

Hingga bendera finis dikibarkan, posisi Marc Marquez tidak lagi terkejar untuk mengunci kemenangan perdananya di musim 2026 sekaligus mempertahankan rekor fantastis tidak pernah kalah di Sirkuit Balaton Park dalam tiga musim terakhir.

Pedro Acosta harus puas finis di posisi kedua setelah berjuang mengamankan sisa performa bannya, disusul Francesco Bagnaia yang melengkapi podium di tempat ketiga.

Kejutan besar juga terjadi di barisan tengah, di mana Ai Ogura yang menjadi satu-satunya pembalap Aprilia yang tersisa setelah insiden lap pertama, berhasil mengamankan posisi keempat setelah menundukkan Luca Marini (Honda HRC Castrol) di putaran-putaran akhir.

Posisi sepuluh besar dilengkapi oleh Diogo Moreira, Iker Lecuona, Jack Miller, Enea Bastianini, dan Brad Binder.

Pencapaian 100 kemenangan Grand Prix di Hongaria ini tidak hanya mengakhiri paceklik kemenangan Marquez di awal musim, tetapi juga mengirimkan sinyal bahaya bagi para rival di papan atas klasemen.

Kombinasi performa motor GP26 yang mulai menyatu dengan gaya balapnya menjadi modal berharga bagi pembalap bernomor motor 93 tersebut sebelum menuju seri berikutnya di Sirkuit Brno, Ceko. (dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version