MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kilas Daerah

Selvi Gibran Dorong Kemandirian Ekonomi Kreatif Perempuan Persit

Selvi Gibran Dorong Kemandirian Ekonomi Kreatif Perempuan Persit
Ibu Wapres Selvi Gibran buka pameran Persit BISA 2 di HUT ke-80 Persit KCK. Momentum transformasi istri prajurit menjadi motor ekonomi kreatif dan kemandirian bangsa. Dok. Ist

Delapan dekade pengabdian Persit Kartika Chandra Kirana kini memasuki babak baru yang lebih progresif. Melalui perhelatan “Persit BISA 2”, organisasi istri prajurit ini membuktikan bahwa peran mereka telah melampaui tugas domestik, bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mandiri dan adaptif terhadap disrupsi digital.

JAKARTA, NUSALY – Kartika Expo Centre menjadi saksi bagaimana tradisi dan modernitas melebur dalam peringatan hari jadi ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Rabu (7/5/2026).

Di balik deretan stan pameran yang tertata apik, tersimpan narasi besar tentang pemberdayaan: sebuah langkah nyata para istri prajurit dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui kemandirian ekonomi.

Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Gibran, yang membuka langsung pameran nasional bertajuk “Persit BISA 2” ini, melihat usia 80 tahun sebagai momentum emas.

Didampingi Ketua Umum Persit KCK, Ny. Uli Simanjuntak, Selvi menekankan bahwa di era sekarang, Persit harus mampu menjadi sosok yang “BISA”—Berdaya, Inovatif, Sejahtera, dan Adaptif.

“Persit BISA 2 ini dirancang agar setiap anggota memiliki bekal nyata untuk mandiri. Ini adalah wadah aktualisasi potensi di bidang kewirausahaan dan teknologi digital yang sangat aplikatif,” ungkap Selvi di tengah kunjungannya.

Dari Akar Rumput Menuju Pasar Nasional

Salah satu sorotan dalam pameran ini adalah kehadiran produk-produk unggulan daerah yang telah mengalami sentuhan modernisasi.

Persit KCK PD II/Sriwijaya, misalnya, memukau pengunjung dengan sajian songket elegan dan aneka olahan ikan khas Sumatera Selatan yang kini telah merambah platform digital.

Ny. Desi Ujang Darwis, Ketua Daerah Persit KCK PD II/Sriwijaya, menegaskan bahwa pendampingan terhadap anggota tidak lagi sekadar hobi, melainkan diarahkan pada pembentukan pelaku ekonomi kreatif yang kompetitif.

“Hasil pelatihan dari pusat ini akan kami duplikasi hingga ke pelosok daerah agar dampaknya dirasakan secara merata oleh seluruh anggota,” ujarnya.

Langkah ini mencerminkan visi organisasi yang ingin mengubah paradigma anggota dari sekadar pengguna teknologi menjadi produsen di ekosistem ekonomi digital.

Sinergi antara keahlian tradisional dan pemasaran modern menjadi kunci utama keberhasilan produk-produk Persit menembus pasar nasional.

Menjaga Jati Diri di Tengah Modernitas

Meski kental dengan nuansa inovasi dan kewirausahaan, peringatan HUT ke-80 ini tetap berpijak pada akar kemanusiaan.

Pembukaan acara dirangkai dengan pemberian penghargaan bagi inovasi pemberdayaan terbaik, santunan kepada Warakawuri, serta aksi donor darah serentak yang menegaskan kepedulian sosial organisasi.

Bagi mitra strategis dan pengamat organisasi perempuan, transformasi Persit KCK menunjukkan bagaimana sebuah organisasi besar mampu tetap relevan tanpa meninggalkan jati dirinya.

Di balik ketangguhan prajurit di medan tugas, ada istri-istri cerdas yang menjadi jangkar ekonomi dan pendidikan di dalam keluarga.

Pameran “Persit BISA 2” bukan sekadar seremoni perayaan usia. Ia adalah pernyataan sikap bahwa Persit KCK telah berevolusi menjadi organisasi modern yang aktif berkontribusi bagi bangsa.

Dengan semangat kemandirian yang terus dipupuk, para perempuan hebat ini sedang memastikan bahwa ketahanan nasional dimulai dari keluarga yang berdaya dan berakhlaq mulia. ***

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version