MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Kilas Daerah

Sembilan Tahun Menanti Kursi Roda di Tanjung Jaya

Sembilan Tahun Menanti Kursi Roda di Tanjung Jaya
Kapolsek Buay Pemaca IPDA Redy Sahputra, S.H bersama Bhabinkamtibmas menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga penderita stroke di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Jumat (13/3/2026). Dok. Istimewa

Aktivitas Aspuri lumpuh total sejak stroke menyerangnya hampir satu dekade lalu. Di pelosok OKU Selatan, jajaran Polsek Buay Pemaca mendatangi kediamannya untuk mengantarkan bantuan mobilitas yang telah lama ia butuhkan.

OKU SELATAN, NUSALY – Bagi Aspuri (62), dunia selama sembilan tahun terakhir hanya sebatas ruang tamu dan tempat tidur di rumahnya di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Serangan stroke yang menderanya sejak tahun 2017 silam praktis memutus kemandirian geraknya. Di desa yang jauh dari hiruk-pikuk kota ini, harapan untuk kembali bisa sekadar keluar rumah sering kali terbentur keterbatasan ekonomi.

Kondisi Aspuri yang telah sakit menahun ini akhirnya sampai ke telinga kepolisian setempat. Pada Jumat (13/3/2026), sebuah mobil dinas kepolisian berhenti di depan rumahnya. Kapolsek Buay Pemaca IPDA Redy Sahputra, S.H., turun membawa kursi roda baru. Bantuan ini merupakan titipan langsung dari Kapolres OKU Selatan untuk warga yang benar-benar membutuhkan sokongan alat bantu kesehatan.

Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial biasa. Di wilayah pelosok seperti Buay Pemaca, kehadiran alat bantu seperti kursi roda adalah barang mewah yang sulit dijangkau warga kelas bawah. Penyerahan bantuan ini menjadi cara kepolisian untuk masuk ke ruang-ruang domestik warga yang selama ini luput dari jangkauan bantuan formal.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya kepada Bapak Kapolres OKU Selatan beserta jajaran kepolisian yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi saya.

Suara Aspuri terdengar pelan saat menerima bantuan tersebut. Bagi pria lansia ini, kursi roda bukan sekadar alat medis, melainkan kesempatan untuk kembali melihat halaman rumahnya tanpa harus selalu dipapah atau digendong oleh anggota keluarganya. Selama sembilan tahun, ketergantungan fisik terhadap perawat di rumah telah menjadi beban psikologis tersendiri bagi Aspuri.

Memotong Jarak Birokrasi di Desa

Aksi IPDA Redy Sahputra bersama personel Bhabinkamtibmas ini memperlihatkan bagaimana fungsi kepolisian di tingkat sektor bekerja sebagai sensor sosial. Bhabinkamtibmas yang setiap hari keluar masuk desa menjadi pihak yang paling tahu siapa warga yang sedang menderita sakit menahun atau siapa yang hidup dalam kekurangan. Data dari bawah inilah yang kemudian dikonversi menjadi bantuan nyata oleh tingkat Polres.

Penyerahan bantuan kursi roda di Desa Tanjung Jaya ini sengaja dilakukan tanpa seremoni yang berlebihan. Petugas langsung membawa kursi tersebut ke dalam rumah, merakitnya, dan membantu Aspuri mencoba alat bantu tersebut. Fokusnya adalah kemanfaatan langsung bagi penerima. Polisi ingin memastikan bahwa kehadiran mereka di desa tidak selalu identik dengan penegakan hukum atau urusan kriminalitas, tetapi juga pelayanan kemanusiaan.

Bagi keluarga yang merawat, bantuan ini sangat meringankan beban harian. Merawat penderita stroke selama sembilan tahun membutuhkan stamina fisik yang besar, terutama saat harus membantu pasien berpindah tempat. Dengan adanya kursi roda, mobilitas Aspuri di dalam dan di luar rumah kini menjadi lebih mudah dan aman, baik bagi dirinya maupun bagi pihak keluarga yang menjaganya.

Fungsi Sosial Kepolisian Pelosok

Apa yang dilakukan jajaran Polsek Buay Pemaca merupakan bagian dari strategi penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah pedesaan OKU Selatan. Di daerah yang akses layanannya terbatas, polisi sering kali menjadi institusi pertama yang didatangi warga saat menghadapi masalah, termasuk masalah sosial kesehatan. Respons cepat terhadap kondisi Aspuri diharapkan dapat memperkuat kepercayaan warga terhadap aparat kepolisian.

Kapolsek Buay Pemaca menekankan bahwa bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral Polri untuk tetap hadir di tengah kesulitan warga. Ia menginginkan agar personelnya terus peka terhadap kondisi warga di wilayah hukumnya. Dengan bantuan yang tepat sasaran, citra kepolisian di mata warga pelosok tidak lagi terasa kaku, melainkan terasa lebih dekat dan peduli pada persoalan sehari-hari.

Kini, Aspuri tidak lagi hanya menatap dinding rumah. Kursi roda baru itu menjadi jembatan baginya untuk kembali menghirup udara luar dengan lebih leluasa. Meski stroke masih menjadi tantangan kesehatannya, setidaknya hambatan gerak yang ia alami selama hampir satu dekade telah berkurang. Dari Tanjung Jaya, aksi kecil ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga ketertiban dan harmoni di tengah masyarakat. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version