Kontingen SMK Sumatera Selatan berhasil menempati peringkat enam nasional pada LKS Pendidikan Menengah 2026. Capaian tersebut diraih setelah kontingen Sumsel memboyong lima medali dari tiga sekolah di Palembang.
JAKARTA, NUSALY — Kontingen Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Provinsi Sumatera Selatan berhasil menembus peringkat enam besar nasional pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026.
Kontingen Sumsel meraih satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Kompetisi yang berlangsung pada 27 Juli–1 Agustus 2026 di Depok, Jakarta, dan Banten itu diikuti lebih dari seribu finalis hasil seleksi hampir sepuluh ribu pendaftar dari seluruh Indonesia. Sebanyak 37 cabang keterampilan dan satu cabang ekshibisi Artificial Intelligence (AI) dipertandingkan dengan skema hibrida.
SMKN 6 Palembang Jadi Penyumbang Terbesar
Raihan lima medali yang mengantarkan Sumsel ke papan atas nasional berasal dari tiga sekolah di Kota Palembang.
SMKN 6 Palembang menjadi penyumbang medali terbanyak dengan satu emas dan satu perak.
Sementara dua sekolah lainnya turut menambah pundi-pundi medali. SMK Xaverius 3 Palembang menyumbang dua medali perunggu, sedangkan SMKN 2 Palembang menyumbang satu medali perunggu.
Modal Menuju LKS 2027
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Hj Mondyaboni, menilai keberhasilan menembus papan atas nasional menjadi bukti bahwa kualitas dan kompetensi siswa SMK Sumsel mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
“Alhamdulillah, prestasi SMK di Sumsel dalam ajang LKS Nasional 2026 membuat saya bangga dan terharu. Selamat kepada kepala sekolah, pembina, dan para murid yang telah berprestasi,” ujar Mondy, Jumat (31/7).
Ia menambahkan, capaian tahun ini sekaligus menjadi modal bagi Dinas Pendidikan Sumsel untuk mempersiapkan peserta secara lebih matang menghadapi LKS Nasional 2027.
“Untuk semua murid yang mengikuti LKS Nasional 2026, baik yang meraih prestasi maupun yang belum, tetap semangat. Prestasi tahun ini harus terus ditingkatkan pada 2027,” tuturnya.
Capaian tersebut menjadi modal awal bagi kontingen SMK Sumsel menghadapi LKS Nasional 2027. (desta)
