Sektor jasa konsultansi dan konstruksi di Sumatera Selatan dituntut melakukan transformasi digital guna menghadapi tantangan keterbatasan anggaran serta dinamika regulasi. Kesiapan daerah sebagai pusat agenda nasional menjadi momentum pembuktian profesionalisme keahlian lokal.
PALEMBANG, NUSALY – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memacu kolaborasi strategis bersama penyedia jasa konsultansi guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
Langkah penguatan kemitraan tersebut ditegaskan saat Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (Musprov) Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP Inkindo) Sumatera Selatan di Hotel Aryaduta, Palembang, Senin (25/5/2026).
Musprov kali ini menjadi momentum krusial bagi dunia konstruksi daerah. Selain berfungsi sebagai wadah konsolidasi internal, evaluasi kinerja, dan pemilihan jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2030, agenda ini menjadi langkah persiapan matang setelah Sumatera Selatan dipercaya dan dipilih secara nasional untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Inkindo mendatang.
Dalam pidato sambutannya, Wagub Sumsel Cik Ujang memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi kepengurusan dalam menjaga keberlanjutan roda organisasi.
Sesuai dengan amanat regulasi daerah yang tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi, Inkindo diposisikan sebagai mitra pembangunan yang sah dan strategis bagi pemerintah daerah.
“Inkindo Sumsel menaungi 167 badan usaha jasa konstruksi di wilayah ini. Perannya sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme, tata kelola, dan kualitas konstruksi agar selaras dengan Asta Cita Nasional Presiden Prabowo Subianto serta Visi-Misi Gubernur Sumsel 2025–2030,” ujar Cik Ujang di hadapan ratusan pelaku industri jasa konsultansi.
Pihak pemerintah menekankan empat poin utama dalam visi pembangunan daerah yang wajib ditopang oleh keahlian para konsultan. Poin tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM daerah yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing, serta perwujudan ketahanan ekonomi berbasis optimalisasi sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Selain itu, sektor domestik harus mampu memperkuat keterkaitan (nexus) antara sektor pangan, energi, dan air guna memitigasi dampak perubahan iklim global, yang dibarengi dengan percepatan pembangunan prasarana fisik penghubung antarkabupaten atau kota secara berkualitas.
Wagub juga mengingatkan tantangan riil yang membayangi dunia konstruksi saat ini, mulai dari faktor keterbatasan alokasi anggaran, dinamisnya perubahan regulasi pusat, hingga tuntutan transformasi ekosistem digital.
Industri tidak dapat lagi berjalan dengan metode konvensional lama, melainkan harus bangkit mengadopsi kemajuan teknologi demi membangun sistem kerja yang transparan, efisien, dan adaptif.
Catatan sejarah baru dan hak suara organisasi
Dalam laporan pencapaian organisasi, Ketua DPP Inkindo Sumsel Erza Nandana Sembiring mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh pengurus daerah lain di tanah air.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak asosiasi ini berdiri, Kota Palembang terpilih menjadi tempat penyelenggaraan Munas Inkindo yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Pencapaian tersebut diraih setelah 17 pengurus provinsi di Indonesia secara bulat memberikan suara dukungan bagi Sumatera Selatan. Oleh karena itu, pelaksanaan Musprov ini diarahkan sebagai wadah krusial untuk menyatukan visi dan merapatkan barisan seluruh anggota demi menyukseskan agenda besar nasional tersebut.
Senada dengan hal itu, Ketua Umum National Inkindo Erie Heryadi menjelaskan bahwa asosiasi yang berdiri sejak tahun 1979 ini telah memasuki usia 47 tahun dalam mengawal pembangunan nasional.
Sebagai forum tertinggi di tingkat regional, Musprov memiliki agenda padat untuk merumuskan rencana anggaran belanja organisasi serta menentukan arah kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi lebih unggul.
Erie juga menyampaikan terima kasih atas soliditas para delegasi yang berkomitmen penuh mendukung Sumatera Selatan sebagai pusat kegiatan munas.
Di sisi pelaksanaan teknis, Ketua Panitia Pelaksana Ade Wawan melaporkan bahwa seluruh rangkaian sidang pleno berjalan produktif dengan mengedepankan semangat persaudaraan profesi.
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari 12 DPP Inkindo berbagai daerah, serta diikuti oleh 141 ketua badan organisasi yang memegang hak suara sah beserta jajaran pemangku kepentingan lintas sektor daerah. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang
