MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Palembang Berdaya

Viral di Media Sosial, Koridor CFD Ampera–Jakabaring Makin Dipadati Warga Palembang

Viral di Media Sosial, Koridor CFD Ampera–Jakabaring Makin Dipadati Warga Palembang
CFD koridor Sudirman–Ampera–Jakabaring makin dipadati warga Palembang. Dok. Sripoku.com

Ruang publik ikonik di atas Sungai Musi kian bertransformasi menjadi pusat interaksi sosial baru setiap akhir pekan. Pergeseran konsentrasi massa ke kawasan Seberang Ulu ikut mendongkrak partisipasi warga.

PALEMBANG, NUSALY – Denyut aktivitas masyarakat di atas koridor bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) yang membentang dari Jalan Jenderal Sudirman, Jembatan Ampera, hingga Flyover Jakabaring kian menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Memasuki pekan keempat pelaksanaannya pada Minggu (17/5/2026) pagi, kawasan pusaran sejarah Kota Palembang tersebut disesaki ribuan warga yang datang secara bergelombang sejak subuh.

Tingginya animo masyarakat untuk mengokupasi ruang publik ini ditengarai tidak lepas dari efek bola salju kampanye digital di media sosial.

Unggahan estetik dari para kreator konten lokal di platform Instagram, TikTok, dan Facebook—yang memamerkan lanskap olahraga berlatar belakang kereta LRT Sumsel dan ikon Jembatan Ampera—terbukti ampuh memicu daya tarik visual yang mendorong warga urban untuk datang langsung ke lokasi.

Kombinasi antara fasilitas olahraga darurat dan pemandangan eksotis Sungai Musi menjadi magnet utama bagi warga dari berbagai penjuru kota, baik yang datang secara personal, komunitas hobi, maupun rombongan keluarga.

Geser ke Ampera

Pantauan di lapangan menunjukkan rute CFD fungsional ini dipenuhi oleh beragam aktivitas fisik massal, mulai dari pelari rekreasi (jogging), pesepeda, hingga komunitas senam lantai.

Salah satu titik simpul kepadatan paling masif terpantau berada di pangkal Jembatan Ampera kawasan 7 Ulu.

Ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu tampak memadati badan jalan guna mengikuti instruksi gerakan dari pemandu senam sehat di atas panggung darurat.

Keriuhan suara musik pengiring bahkan mampu mengundang kedatangan warga sekitar pemukiman pinggir sungai untuk ikut bergabung secara spontan.

Ketua Pelaksana CFD Musi 6, Saripadi, mengungkapkan bahwa kluster senam massal tersebut sebenarnya merupakan pemindahan basis dari kegiatan serupa yang sebelumnya rutin digelar di kawasan CFD Jalan H. Husni Musi 6. Pengalihan lokasi ke pangkal Ampera 7 Ulu ini sudah berjalan selama tiga pekan terakhir.

“Pemindahan ini dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Palembang dan Camat Seberang Ulu I. Tujuannya murni untuk membantu menyemarakkan serta meratakan konsentrasi massa di koridor utama CFD Ampera–Jakabaring. Alhamdulillah, respons dan antusiasme masyarakat justru berlipat ganda di titik baru ini,” urai Saripadi.

Ruang Sosial

Bagi masyarakat lokal, perluasan rute CFD hingga menyeberang ke kawasan Seberang Ulu ini dinilai memberikan dampak psikologis yang positif terhadap pemerataan akses hiburan sehat yang murah.

Sri, warga Kelurahan 7 Ulu, mengaku awalnya tidak merencanakan untuk berolahraga pada minggu pagi ini.

Namun, dentuman suara musik senam yang terdengar hingga ke area pemukiman padat di bawah jembatan memicu dirinya untuk keluar rumah dan bergabung dengan barisan pesenam lainnya. Atmosfer keramaian yang positif diakui membuat warga lebih bersemangat untuk bergerak fisik.

Harapan serupa dilontarkan oleh Eka, warga Kelurahan 2 Ulu, yang menginginkan konsistensi penyediaan fasilitas instruktur senam gratis ini tetap dipertahankan oleh panitia pelaksana pada pekan-pekan selanjutnya.

“Kami berharap kegiatannya jangan sampai putus dan kalau bisa promosinya makin digencarkan agar pesertanya tambah ramai. Ini tempat berkumpul yang bagus agar masyarakat kota bisa saling berinteraksi secara sehat,” kata Eka.

Melalui konsistensi penataan rute dan dukungan promosi berbasis komunitas digital, koridor CFD Sudirman–Ampera–Jakabaring diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat pembatasan emisi gas buang kendaraan, melainkan tumbuh menjadi ruang ketiga (third space) yang nyaman dan inklusif bagi seluruh lapisan sosial masyarakat Palembang. (desta)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version