SAYANGI OKU

Wisuda 462 Santri se-OKU, Pemkab Dorong Penguatan Karakter Generasi Qur’ani

Wisuda 462 Santri se-OKU, Pemkab Dorong Penguatan Karakter Generasi Qur'ani
Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Marjito Bachri (tengah) menyerahkan secara langsung uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada santri berprestasi pada acara Tasyakuran Santri Bebas Buta Aksara Al-Qur'an dan Wisuda Akbar Santri 2026 se-Kabupaten OKU di Gedung Kesenian Baturaja, Selasa (25/8/2026). Penyerahan tersebut disaksikan oleh Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela (kiri) dan Ketua DPD BKPRMI OKU KH Rokhmat Subeki (dua dari kiri). (Foto: Dok. Kominfo OKU)

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menegaskan komitmen penguatan mental spiritual anak melalui apresiasi tenaga pengajar Al-Qur’an dan pengentasan buta aksara secara berkelanjutan.

BATURAJA, NUSALY.COM — Terbebasnya ratusan anak dari buta aksara Al-Qur’an menjadi pijakan krusial dalam pembangunan karakter dan mental spiritual generasi muda di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Pemerintah daerah menegaskan bahwa peran para pengajar Al-Qur’an di tingkat tapak merupakan benteng utama dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Marjito Bachri saat menghadiri Tasyakuran Santri Bebas Buta Aksara Al-Qur’an dan Wisuda Akbar Santri 2026 se-Kabupaten OKU di Gedung Kesenian Baturaja, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan yang diikuti 462 santri dari berbagai wilayah kecamatan di Ogan Komering Ulu ini digelar bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, wisuda mengusung tema ”Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang.”

”Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ustadz dan ustadzah yang dengan penuh kesabaran mengasuh serta mendidik anak-anak kita. Berkat dedikasi tersebut, Ogan Komering Ulu secara bertahap terbebas dari buta aksara Al-Qur’an,” ujar Marjito.

Penguatan Karakter

Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan juga berimbang dengan pembentukan mental dan spiritual keagamaan generasi muda. Prosesi wisuda ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan arah moral.

Guna memacu semangat belajar anak-anak, Wakil Bupati menyerahkan secara langsung bantuan uang pembinaan kepada sejumlah santri berprestasi. Para santri yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat dasar Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi teladan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Santri berprestasi juga didorong untuk menularkan kebiasaan positif membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an kepada kawan sebaya di lingkungannya.

Skala Provinsi

Wisuda Akbar Santri tahun 2026 memiliki catatan tersendiri karena diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan.

Ketua Umum DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) OKU Rokhmat Subeki menjelaskan, pusat pelaksanaan wisuda serentak tahun ini dipusatkan di Palembang dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Rokhmat mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan Al-Qur’an serta kesejahteraan para pengajar di lapangan.

Pelaksanaan wisuda akbar ini turut dihadiri Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, perwakilan Kodim 0403/OKU Kapten Inf Suprianto, perwakilan Kejari OKU Fidorayuci, Ketua Dewan Masjid Indonesia OKU Bagus Suparjiono, Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman, serta jajaran pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) OKU. (radit)

Exit mobile version