Perumda Tirta Musi Palembang menargetkan penambahan 15 ribu sambungan pelanggan baru sepanjang tahun 2026. Fokus perluasan jaringan menyasar wilayah pinggiran kota guna memeratakan akses air bersih.
PALEMBANG, NUSALY – Upaya memeratakan infrastruktur dasar di Bumi Sriwijaya kini memasuki fase akselerasi yang lebih agresif. Perumda Tirta Musi mengidentifikasi wilayah pinggiran kota sebagai prioritas utama guna menutup celah 15 persen populasi yang sejauh ini belum terlayani secara optimal. Langkah ini menjadi krusial untuk memutus ketergantungan warga pada sumber air alternatif yang tidak higienis di tengah ancaman krisis air tanah.
Cakupan layanan air bersih di Palembang memang sudah menyentuh angka 85 persen pada awal tahun ini. Namun, tantangan sesungguhnya berada di wilayah perbatasan yang memiliki dinamika pertumbuhan penduduk sangat cepat, di mana infrastruktur lama sering kali tidak lagi memadai untuk menopang beban permintaan baru. Kawasan seperti Kalidoni, Mata Merah, hingga Kertapati kini menjadi titik tumpu perluasan jaringan distribusi perusahaan pelat merah tersebut.
Direktur Operasional Perumda Tirta Musi Palembang, Rahmad, menegaskan bahwa target 15 ribu pelanggan baru merupakan wujud pemenuhan hak dasar warga yang wajib dipenuhi pemerintah.
“Kami upayakan tahun ini melakukan penambahan 15 ribu sambungan pelanggan baru, terutama di kawasan pinggiran kota yang selama ini layanannya belum optimal,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Infrastruktur primer
Keberhasilan ekspansi ini sangat bergantung pada kekuatan infrastruktur bawah tanah, bukan sekadar penyambungan pipa rumah tangga. Perumda Tirta Musi tengah menggarap investasi besar melalui pembangunan pipa induk berdiameter besar di sejumlah titik strategis, terutama di wilayah Sako dan Kalidoni.
Jalur pipa primer ini diproyeksikan menjadi tulang punggung yang menjamin tekanan air (pressure) tetap stabil pada angka minimal 0,7 bar, meski distribusi harus menjangkau wilayah terjauh dari pusat pengolahan.
Sekitar 10 ribu sambungan baru memang sengaja dikonsentrasikan di wilayah Kalidoni dan Sako karena potensi permukiman yang kian padat. Rahmad menjamin bahwa kapasitas produksi air bersih di instalasi pengolahan air (IPA) saat ini masih berada dalam ambang batas aman.
Penambahan beban pelanggan secara masif diklaim tidak akan mengganggu distribusi bagi 300.000-an pelanggan lama karena sistem produksi telah dikalibrasi ulang untuk menjaga kontinuitas aliran 24 jam.
Realisasi progresif
Ritme kerja tim lapangan di awal tahun 2026 menunjukkan tren yang cukup positif. Pada periode Januari hingga Februari saja, realisasi pemasangan sudah menembus angka 2.300 sambungan baru. Secara kalkulasi, Tirta Musi mampu menjaga konsistensi pemasangan rata-rata 1.200 unit setiap bulan, selaras dengan rencana kerja tahunan hingga Desember mendatang.
Pencapaian awal tahun ini menjadi indikator penting bahwa perluasan layanan bukan sekadar janji administratif di atas kertas.
Akses pendaftaran yang semakin dipermudah diharapkan mampu menggugah kesadaran warga, terutama di wilayah Kertapati dan sekitarnya, untuk segera beralih ke layanan air bersih yang berkelanjutan.
Meratanya akses air menjadi fondasi bagi standar kesehatan urban yang lebih baik, memastikan bahwa modernitas Palembang juga dirasakan oleh warga di seluruh garis terluar kota. (desta)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
