MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
MotoGP

Asa Veda Ega Pratama “Wonder Boy” Gunungkidul Terpental di Aspal COTA

Asa Veda Ega Pratama "Wonder Boy" Gunungkidul Terpental di Aspal COTA
Veda Ega Pratama kini ada di posisi ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026. Dok. Honda Team Asia

Kecepatan impresif Veda Ega Pratama di Austin berakhir antiklimaks akibat insiden “high side” yang brutal. Kegagalan finis di Moto3 Amerika ini menjadi tamparan keras bagi posisinya di klasemen sementara yang kini melorot ke peringkat ketujuh.

AUSTIN, NUSALY – Sirkuit Circuit of the Americas (COTA) yang menuntut presisi tinggi kembali menunjukkan sisi kejamnya bagi talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Dalam balapan Moto3 Amerika yang berlangsung pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB, pembalap Honda Team Asia ini harus menyudahi perjuangannya secara prematur setelah mengalami kecelakaan fatal saat sedang berupaya merangsek ke barisan podium.

Veda memulai balapan dari posisi start keempat dengan kepercayaan diri tinggi. Pada awal balapan, ia sempat mampu mempertahankan posisinya di rombongan depan. Namun, persaingan Moto3 yang sangat dinamis dan penuh kontak fisik membuatnya sempat tercecer ke peringkat ketujuh menjelang masuk ke lap kedua. Tekanan terus berlanjut hingga posisinya melorot ke peringkat kedelapan, tepat di belakang Joel Esteban.

Tak mau menyerah, pembalap asal Gunungkidul ini menunjukkan taji pada lap ketiga. Ia membukukan catatan waktu lap tercepat (fastest lap) dengan 2 menit 13,844 detik. Kecepatan ini membawanya kembali naik ke peringkat kelima pada lap keempat. Di fase ini, Veda terlibat dalam duel sengit melawan Valentin Perrone dan Guido Pini demi memperebutkan posisi keempat. Hingga memasuki lap kelima, Veda masih tertahan di posisi keenam sebelum petaka itu datang.

Kronologi Terhempasnya Veda

Saat sedang dalam upaya agresif memperbaiki posisi di lap kelima, Veda kehilangan kendali atas motor Honda miliknya ketika melibas tikungan. Ia mengalami insiden high side—terlempar dari motor dalam kecepatan tinggi. Veda terjatuh di pinggir lintasan, namun motornya tetap berada di jalur balap, menghalangi jalur Joel Esteban yang berada tepat di belakangnya.

Esteban tak punya ruang menghindar. Ia menghantam motor Veda dan ikut terjatuh. Meski Veda mampu bangkit sendiri dan berjalan menuju zona aman, kerusakan motor yang masif memaksanya untuk tidak melanjutkan balapan. Kegagalan ini memastikan Veda tidak membawa pulang satu pun poin dari Austin.

Kemenangan Dramatis Guido Pini

Sepeninggal Veda, drama perebutan podium terus memanas. Hingga lap ketujuh, Maximo Quiles memimpin balapan diikuti Pini dan Perrone. Masuk ke lap ke-10, Quiles masih menjaga jarak 0,3 detik dari Pini. Namun, tensi meningkat di lap berikutnya saat Pini memangkas selisih menjadi hanya 0,154 detik, menciptakan persaingan menegangkan menuju tiga lap terakhir.

Pini akhirnya berhasil menyalip Quiles untuk memimpin balapan. Di lap ke-13, Quiles bahkan harus rela dilewati oleh Perrone dan Alvaro Carpe hingga terlempar ke peringkat keempat. Duel Pini versus Perrone mewarnai dua lap terakhir dengan sangat intens. Perrone sempat memimpin, disusul manuver Carpe yang juga melewati Pini di lap terakhir.

Drama memuncak di tikungan terakhir. Carpe dan Perrone yang terlibat duel jarak dekat justru melebar di tikungan pamungkas. Celah sempit ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Guido Pini yang melesat meninggalkan keduanya untuk finis pertama secara mengejutkan. Maximo Quiles menyusul di posisi kedua, dan Alvaro Carpe di posisi ketiga.

Koreksi Tajam di Klasemen

Hasil nol poin di Amerika memberikan dampak signifikan pada posisi Veda Ega di klasemen sementara Moto3 2026. Koleksi poin Veda tertahan di angka 27, membuatnya melorot empat peringkat ke posisi ketujuh. Ia kini tertinggal 38 poin dari Maximo Quiles yang kokoh di puncak dengan 65 poin setelah finis kedua di Austin.

Sementara itu, sang pemenang Guido Pini melonjak naik enam peringkat ke posisi keempat dengan 36 poin. Berikut adalah posisi sepuluh besar klasemen sementara usai GP Amerika:

  1. Maximo Quiles: 65 poin
  2. Alvaro Carpe: 42 poin
  3. Valentin Perrone: 38 poin
  4. Guido Pini: 36 poin
  5. Marco Morelli: 32 poin
  6. Adrian Fernandez: 29 poin
  7. Veda Ega Pratama: 27 poin
  8. David Almansa: 25 poin
  9. Brian Uriarte: 23 poin
  10. Rico Salmela: 20 poin

Bagi Veda, seri Amerika menjadi pengingat tentang tipisnya batas antara agresivitas dan risiko di lintasan balap dunia. Fokus kini beralih ke seri berikutnya untuk mengembalikan momentum yang hilang di aspal Austin. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version