MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Suara Komunitas

Sembilan Tahun PGK OKI dan Ikhtiar Menjahit Simpul Aktivis Bende Seguguk

Sembilan Tahun PGK OKI dan Ikhtiar Menjahit Simpul Aktivis Bende Seguguk
Harlah ke-9 PGK OKI jadi momentum persatuan organisasi mahasiswa di Kayuagung. Dok. Istimewa

Di tengah dinamika gerakan pemuda yang kian cair, DPD PGK OKI memanfaatkan momentum Harlah ke-9 untuk menyatukan simpul-simpul organisasi mahasiswa. Kolaborasi lintas bendera menjadi pertaruhan untuk memperkuat posisi tawar pemuda di Bumi Bende Seguguk.

KAYUAGUNG, NUSALY – Riuh rendah diskusi antarmahasiswa mewarnai Sekretariat DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (29/3/2026). Organisasi yang fokus pada isu-isu kebangsaan ini menggelar halalbihalal sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) PGK ke-9, sebuah usia yang menandai kematangan dalam meniti jalan pengabdian di tingkat daerah.

Kegiatan bertema “Merajut Persatuan, Meneguhkan Komitmen Kebangsaan” ini bukan sekadar perayaan angka. DPD PGK OKI tampak berupaya memosisikan diri sebagai “rumah besar” bagi berbagai faksi organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Kehadiran lintas bendera mulai dari HMI Bende Seguguk OKI, PMII Komisariat Uniski, hingga berbagai Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan PPKN Uniski, menunjukkan adanya upaya serius dalam membangun sinergi antarkelompok.

Rangkaian acara khidmat dimulai dengan pembacaan Yasin bersama, sebuah simbol pengharapan akan keberkahan organisasi di masa depan. Prosesi kemudian berlanjut pada pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD PGK OKI, Rivaldy Setiawan. Potongan nasi kuning tersebut dibagikan kepada para ketua organisasi dan alumni Uniski yang hadir, sebuah gestur simbolis pembagian tanggung jawab dalam menjaga simpul persatuan pemuda di OKI.

Melampaui Seremoni

Dalam sambutannya, Rivaldy Setiawan menekankan bahwa PGK OKI ingin melampaui sekadar seremoni tahunan. Ia mengapresiasi kehadiran para aktivis mahasiswa dan menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama sebelum melangkah ke program-program strategis yang lebih berdampak nyata bagi masyarakat.

“Momentum Harlah ke-9 ini harus menjadi titik penguatan silaturahmi sekaligus komitmen bersama untuk terus bersinergi. Kami tidak ingin bergerak sendiri,” tegas Rivaldy. Sebagai langkah konkret ke depan, PGK OKI berencana menggulirkan program “Latihan Kepemimpinan Bangsa”. Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi terbuka bagi seluruh kader organisasi di OKI untuk mengasah kapasitas kepemimpinan mereka secara kolektif.

Semangat yang diusung tetap berpegang pada slogan utama organisasi, yakni “Mempersatukan Indonesia”. Menurut Rivaldy, slogan tersebut bukan sekadar kata-kata tanpa makna, melainkan ruh yang harus menjiwai setiap gerak langkah kader PGK dalam menjalankan program kerja di lapangan.

Titipan Salam dan Harapan

Dalam kesempatan tersebut, Rivaldy juga menyampaikan salam hangat dan pesan moral dari struktur pimpinan di atasnya, yakni Firdaus Hasbullah selaku Ketua DPW PGK Sumatera Selatan, serta Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum DPP PGK. Kehadiran pesan dari tokoh-tokoh senior ini memberikan tambahan legitimasi atas gerakan yang sedang dibangun di level kabupaten.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat ini ditutup dengan sesi ramah tamah. Diskusi-diskusi kecil di sudut sekretariat antarkader organisasi berbeda bendera menjadi pemandangan yang memberikan harapan baru bagi iklim aktivisme di OKI. Melalui peringatan Harlah ke-9 ini, DPD PGK OKI berupaya membuktikan bahwa pemuda memiliki peran krusial dalam menjaga persatuan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, dimulai dari Bumi Bende Seguguk. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version